Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi UGM Gamahumat DIklaim Bisa Kurangi Ketergantungan Pupuk Impor

📅 Senin, 28 Apr 2025, 12:40 WIB | Oleh:
Inovasi UGM Gamahumat DIklaim Bisa Kurangi Ketergantungan Pupuk Impor Doc: Dok. UGM

SLEMAN – Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkenalkan inovasi Gamahumat, pembenah tanah berbahan dasar batubara kalori rendah, dalam panen raya padi di Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Kamis (24/4). Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen petani sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pupuk impor.

Dr. Cahyo Wulandari, dosen Fakultas Pertanian UGM sekaligus anggota tim peneliti, menjelaskan bahwa Gamahumat mampu meningkatkan efisiensi penyerapan pupuk oleh tanah hingga 50 persen. "Tanah dapat menyimpan pupuk lebih baik, sehingga penggunaan pupuk bisa lebih hemat," ujar Wulan, Senin (28/4).

Dalam uji coba, pemberian pupuk NPK 100% yang ditambah Gamahumat dan nanosilika meningkatkan jumlah bulir padi hingga 62 persen. Jika hasil ini terus terkonfirmasi, biaya penggunaan pupuk nasional dapat ditekan dan ketergantungan terhadap impor humat dari luar negeri dapat dikurangi.

Ketua tim peneliti Gamahumat, Prof. Ferian Anggara dari Departemen Geologi UGM, menambahkan bahwa senyawa humat berfungsi menjaga struktur tanah dan mengikat unsur hara penting seperti nitrogen. Ini membuat pupuk lebih efektif tersimpan di tanah dalam jangka panjang.

Uji coba Gamahumat tidak hanya dilakukan pada padi, namun juga akan diperluas ke berbagai jenis tanah dan tanaman, termasuk untuk merehabilitasi lahan bekas tambang. "Kami ingin Gamahumat membantu mengembalikan kesuburan tanah, memperluas lahan produktif, dan mempercepat program penghijauan," ungkap Prof. Himawan Tri Bayu Murti Petrus, anggota tim peneliti lainnya.

Inovasi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. PT Bukit Asam melihat Gamahumat sebagai contoh nyata hilirisasi batubara kalori rendah yang strategis, sementara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mendorong agar kajian segera dirampungkan agar teknologi ini bisa segera diterapkan secara nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.