Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Tanda Anda Kelelahan dan Stres Berkepanjangan di Tempat Kerja

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 12:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Tanda Anda Kelelahan dan Stres Berkepanjangan di Tempat Kerja Doc: ANTARA/Pexels
Ket. Ilustrasi - Seorang pekerja sedang stres.

JAKARTA -Stresberkepanjangan sering kali didapati di tempat kerja yang menyebabkan kelelahan fisik maupun emosional.

Ditulis laman Hindustan Times, Minggu (13/10) Konsultan Psikiater, Rumah Sakit Fortis, Mumbai, Dr. Kedar Tilwe mengatakan memburuknya kesehatan mental di tempat kerja dapat terjadi dalam berbagai bentuk.

Tilwe menjelaskan tanda kelelahan adalah kelelahan emosional, kurangnya motivasi, ketidakpedulian terhadap kinerja pekerjaan, perasaan terpisah atau menarik diri, kelelahan, gangguan tidur, dan meningkatnya kecemasan.

Konselor dan Terapis Keluarga, pendiri Mindwell Counsel, Delhi Archana Singhal, mengatakan hubungan antara stres kerja dan kesehatan mental sangatlah kompleks. Lingkungan kerja yang sehat dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan, sementara lingkungan yang buruk dapat menurunkan kesehatan.

Di sisi medis, Dr Sreystha Beppari, Konsultan Psikolog, Apollo Clinic, Viman Nagar, Pune, mengungkapkan stres dan kelelahan akibat pekerjaan tidak hanya terbatas pada dampak mental, melainkan juga memengaruhi kesehatan fisik secara signifikan.

"Stres yang terus-menerus dapat menimbulkan sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan otot, masalah perut, peningkatan denyut nadi, dan nyeri otot. Namun, seiring waktu, hal itu mengurangi efektivitas pertahanan tubuh yang membuat seseorang rentan terhadap infeksi," kata Beppari.

Tilwe juga menambahkan, stres dan kelelahan akibat pekerjaan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, peningkatan denyut jantung, dan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Stres dapat menyebabkan gangguan tidur dan kenaikan berat badan.

"Paparan stres dan kelelahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan kondisi kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit terkait gaya hidup lainnya," kata Tilwe.

Para ahli menyarankan cara menghilangkan stres dengan segera mempraktikkan teknik relaksasi seperti latihan pernapasan dalam dan aktivitas kesadaran penuh seperti latihan panca indra, pernapasan penuh kesadaran, dan makan penuh kesadaran.

Yoga dan meditasi juga dapat membantu terutama jika dilakukan secara teratur. Menggunakan mainan penghilang stres seperti meremas bola smiley juga dapat membantu.

Membangun hubungan sosial seperti mengobrol dengan keluarga, teman, atau orang kepercayaan membantu merasa ringan dan mengurangi tingkat stres. Ambil waktu untuk istirahat sejenak dan berjalan-jalan, juga membantu menenangkan pikiran.

Tidak lupa untuk memberi tambahan energi dengan camilan sehat dan cukupi air putih sehingga dapat berkonsentrasi dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.