Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Jet Tempur Generasi 4++ dengan Kemampuan Menyerap Gelombang Radar

📅 Senin, 13 Feb 2023, 16:26 WIB | Oleh:
Ini Jet Tempur Generasi 4++ dengan Kemampuan Menyerap Gelombang  Radar Doc: Istimewa
Ket. Sebuah Su-35S milik Angkatan Udara Rusia

MOSKOW - Sementara Amerika Serikat AS dan Tiongkok berlomba-lomba menghasilkan pesawat tempur generasi ke-5 mereka, F-22 Raptor dan J-20 Mighty Dragon, Rusia justru tampak santai untuk meningkatkan produksi massal Su-57-nya. Namun ini bukan Su-35S yang gagal diakuisisi oleh Kementrian Pertahanan RI, melainkan Su-35SM versi modern, jet tempur generasi 4++ dengan sederet kelebihan termasuk kemampuan menyerap gelombang radar.

Dikutip dari Bulgarian Military, manajemen Pabrik Penerbangan di Komsomolsk-on-Amur, baru-baru ini mengumumkan bahwa pembangunan perakitan akhir saat ini sedang berlangsung, berkapasitas produksi hingga 30 unit Su-35S.

Mari kita lewatkan mengapa Su-57 belum menjadi pesawat tempur paling populer di Angkatan Udara Rusia. Dan tidak jelas kapan itu akan terjadi, atau apakah itu akan terjadi. Namun, bukan rahasia lagi bahwa ceruk pasar dalam dan luar negeri saat ini ditempati oleh pesawat generasi 4++. Tampaknya sudah waktunya untuk memodernisasi Su-35S, yang dikembangkan untuk melawan pesawat tempur F-22 AS.

Pada akhir tahun 2022, diketahui bahwa pada akhir tahun 2023, Angkatan Udara Rusia akan menerima batch pilot pertama dari Su-35SM versi modern. Sebelumnya, sumber telah menyatakan bahwa beberapa teknologi dan solusi proyek Su-57 Felon akan digunakan sebagai bagian dari program modernisasi Su-35SM.

Mesin

Su-35 terbaru akan menerima mesin AL-41FM yang lebih canggih, modifikasi yang diadaptasi dari mesin AL-41F1 untuk Su-57. Berbeda dengan mesin AL-41F1S dengan sistem kontrol elektromekanis Su-35S, pembangkit listrik baru untuk Su-35SM memiliki sistem kontrol otomatis digital modern dengan elemen parameter terdistribusi dan sistem pengapian plasma.

Artinya, modifikasi baru Su-35SM akan memiliki kemampuan menghidupkan mesin tanpa oksigen yang membuatnya mampu terbang lebih tinggi.

Selain itu, sebagai hasil dari modernisasi, bobot Su-35SM berlurang sekitar 6 ton, dengan versi dasar Su-35S. Selain itu, daya dorong setiap mesin dalam mode afterburner akan meningkat dari 14,5 menjadi 15 ton, yang juga akan meningkatan rasio daya dorong dan kemampuan manuver.

Badan diperbaharui

Badan pesawar itu sendiri juga mengalami perubahan. Meski belum ada informasi spesifik mengenainya, sebelumnya disebutkan bahwa lebih banyak material komposit akan digunakan dalam desain badan pesawat. Selain itu, badan pesawat akan dilapisi dengan lapisan khusus penyerap gelombang radar.

"Seluruh tindakan ini akan secara signifikan mengurangi area hamburan radar (Electronically Scanning Radar/ESR), yang akan mendekati Su-57," kata para perancang di Biro Desain Sukhoi.

Avionik

Soal perangkat avionik, sudah ada informasi bahwa Su-35SM akan menerima kokpit terpadu baru dengan tampilan layar lebar, yang saat ini sudah dipasang pada Su-30SM2 yang telah dimodernisasi.

Meski sudah ada batch uji Su-30SM2 di VKS, masih belum ada foto dan informasi lebih detail tentang kabin "kaca" baru tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.