Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Cara Pemprov Kalbar untuk Mencegah Urbanisasi

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Cara Pemprov Kalbar untuk Mencegah Urbanisasi Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Pj Gubernur Kalbar, Harisson.

Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengupayakan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa dengan menggali berbagai potensi guna mencegah arus urbanisasi masyarakat ke ibu kota provinsi.

"Kami menekankan pentingnya optimalisasi potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Ini juga penting untuk mencegah perpindahan masyarakat desa ke kota (Urbanisasi)," kata Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, di Pontianak, Sabtu.

Untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya mengharapkan partisipasi dan kerjasama dari semua pihak untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

Harisson juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama berdiskusi dan bertukar pikiran tentang langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kalimantan Barat. Salah satu tantangan yang ia soroti adalah fenomena urbanisasi, di mana masyarakat desa memilih pindah ke kota besar, terutama Pontianak, dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

"Kalimantan Barat adalah wilayah yang kaya akan keanekaragaman budaya, sosial, dan ekonomi. Dalam konteks ini, kita harus fokus pada pembangunan desa agar masyarakat tidak perlu pindah ke kota untuk mencari pekerjaan," tuturnya.

Harisson menekankan bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya dalam segi ekonomi, harus menjadi prioritas untuk menekan laju urbanisasi. Upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih memilih untuk tetap tinggal dan bekerja di desa, di mana mereka bisa memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Dia juga mendorong para bupati dan walikota untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan berbagai peluang di desa masing-masing dengan dukungan penuh dari pemerintah.

"Kita harus melihat peluang besar yang ada di desa untuk menciptakan usaha baru. Meski memerlukan waktu untuk mencapai hasil yang maksimal, ini adalah langkah penting untuk mengembangkan ekonomi desa. Sebagian besar pengusaha sukses di Indonesia memulai usahanya dari skala kecil hingga besar, sehingga dukungan pemerintah, semangat, dan kerja keras sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan ini," kata Harisson.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.