Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Menang Lelang Aset di Arab Saudi untuk Pembangunan Kampung Haji

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Menang Lelang Aset di Arab Saudi untuk Pembangunan Kampung Haji Doc: Antara
Ket. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1)

Bogor - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah Indonesia telah memenangkan lelang kepemilikan aset berupa hotel dan lahan di Arab Saudi, yang nantinya akan dijadikan sebagai lokasi Kampung Haji Indonesia.

Prasetyo mengonfirmasi kemenangan tersebut setelah CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan laporan itu dalam retret Kabinet Merah Putih atau taklimat awal tahun yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

"Bapak Rosan melaporkan bahwa kita telah memenangkan bidding (lelang), dan kita telah sekarang memiliki hotel sendiri di Mekah, yang ini atas diplomasi yang luar biasa dari Bapak Presiden," kata Prasetyo saat memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Dia menjelaskan keberhasilan Indonesia memiliki hotel dan aset lahan di Arab Saudi itu merupakan buah dari diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang membuka jalan perubahan kebijakan kepemilikan aset asing di Arab Saudi.

Menurut Pras, sapaan akrabnya, kepemilikan aset oleh Indonesia itu menjadi salah satu hadiah bagi bangsa Indonesia, khususnya umat Islam.

"Untuk pertama kalinya, pemerintah Arab Saudi mengubah aturan untuk sebuah negara bisa memiliki aset di Arab Saudi. Saya kira itu menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia dan bagi umat Islam khususnya," ujar Pras.

CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani sebelumnya mengungkapkan pemerintah Indonesia telah membeli sebuah hotel beserta lahan seluas sekitar 5 hektare di Mekah, Arab Saudi, yang akan dikembangkan sebagai Kampung Haji Indonesia.

Hotel yang dibeli itu adalah Novotel Thakher Makkah, yang memiliki kapasitas 1.461 kamar dan tiga menara, serta dapat menampung 4.383 calon haji Indonesia.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan tambahan 13 menara, sehingga total kamar akan meningkat menjadi 6.025 kamar.

Dengan pengembangan tersebut, Kampung Haji Indonesia diharapkan dapat menampung ribuan calon haji Indonesia dengan fasilitas yang lebih terintegrasi, nyaman, dan efisien.

Rosan juga menjelaskan lokasi Kampung Haji Indonesia itu berada sangat dekat dengan Masjidil Haram, jauh lebih strategis dibandingkan tempat tinggal jemaah haji Indonesia selama ini yang umumnya berjarak antara 4,5 hingga 6 kilometer.

Nilai pembelian hotel dan tanah tersebut mencapai sekitar 500 juta dolar AS. Sementara itu, rencana pembangunan lanjutan berupa 13 menara tambahan dan pusat perbelanjaan diperkirakan membutuhkan investasi sebesar 700-800 juta dolar AS.

Keberhasilan diplomasi Prabowo itu merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap jemaah Indonesia.

Pemerintah pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah, sekaligus memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi warga negara Indonesia di Tanah Suci. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.