Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia jadi Tuan Rumah Pertemuan Pakar Antariksa Kawasan Asia-Pasifik

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 19:32 WIB | Oleh:
Indonesia jadi Tuan Rumah Pertemuan Pakar Antariksa Kawasan Asia-Pasifik Doc: Dok KBRI Wina

WINA - Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan internasional ke-29 para pakar antariksa di Kawasan Asia-Pasifik. Pertemuan tersebut akan diselenggarakan di Jakarta pada 19-22 September 2023 mendatang.

Informasi itu disampaikan oleh Deputy Chief of Mission KBRI/PTRI Wina, A Alfiano Tamala, dalam pernyataan umum (general statement) pemerintah Indonesia pada Sidang Sesi ke-66 Komite United Nations Committee on the Peaceful Uses of Outer Space (UNCOPUOS) yang diselenggarakan di Vienna International Centre, Wina, Austria, pada Senin (5/6) waktu setempat.

"Para pakar antariksa di kawasan Asia-Pasifik tersebut akan membahas tema Accelerating Space Economies through Regional Partnership," demikian dikutip dari laman kemlu.go.id, Rabu (7/6).

Wakepri Alfiano Tamala juga sampaikan bahwa Indonesia telah keluarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2023 pada Februari lalu mengenai Penguasaan Teknologi Antariksa. Regulasi ini memiliki lingkup materi pengaturan penguasaan dan perlindungan teknologi keantariksaan, standar dan prosedur keamanan, keselamatan dalam penguasaan teknologi keantariksaan; serta peran serta masyarakat dalam penguasaan teknologi keantariksaan.

Pertemuan ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bekerja sama dengan Ministry of Education, Culture, Sports and Technology (MEXT) Jepang dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

Sidang Komite UNCOPUOS merupakan forum tertinggi pengambil keputusan hasil laporan Sub-Komite Sains dan Teknologi atau Scientific and Technical Subcommittee (STSC) dan Sub-Komite Hukum atau Legal Subcommittee (LSC). Laporan Komite UNCOPUOS selanjutnya akan disampaikan kepada Sidang Majelis Umum PBB.

Pada sidang Komite UNCOPUOS kali ini, pemerintah Indonesia juga menyampaikan laporan mengenai rangkaian kegiatan internasional di bidang antariksa. Indonesia juga kembali sampaikan pandangan mengenai perlunya pengaturan sui generis mengenai Geo-Stationary Orbit (GSO), perlunya kejelasan dan kepastian mengenai definisi dan batasan antara ruang udara dan ruang antariksa, dan mendorong kerja sama internasional dalam mencapai Space2030 Agenda.

Secara khusus juga ditekankan perlunya kerja sama teknis di bidang peningkatan sumber daya manusia dalam penggunaan teknologi antariksa bagi keperluan damai seperti misalnya di bidang kesehatan, telekomunikasi, cuaca dan perubahan iklim.

Sidang Sesi ke-66 Komite UNCOPUOS sendiri telah berlangsung sejak 31 Mei 2023 dan akan berakhir pada tanggal 9 Juni 2023. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.