Indeks Tanam Masih Rendah, Kementan Kerahkan Penyuluh Pertanian ke Garis Depan
📅 Rabu, 30 Jul 2025, 12:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
TABALONG – Penyuluh pertanian memberikan informasi terbaru tentang teknologi pertanian, inovasi, dan praktik terbaik kepada petani, membantu mereka meningkatkan hasil panen dan efisiensi usaha tani.
Mereka berperan sebagai fasilitator, membantu petani mengakses sarana produksi, permodalan, dan pasar, serta mendampingi petani dalam menerapkan teknologi baru dan mengembangkan usaha tani.
Penyuluh pertanian juga berperan sebagai penyambung aspirasi petani kepada pemerintah, memastikan bahwa kebijakan yang dibuat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi petani.
Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyatakan tenaga penyuluh pertanian mampu mengubah pola pikir petani dalam meningkatkan indeks penanaman guna menggenjot produksi padi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementan RI Mulyono mengingatkan penyuluh pertanian harus menyampaikan hal positif terkait budidaya padi yang dapat menguntungkan bagi petani dan perekonomian daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita akan mengupayakan satu desa satu tenaga penyuluh pertanian secara bertahap sehingga sektor pertanian di Tabalong juga berkembang," kata Mulyono pada acara temu teknis penyuluh pertanian se-Kabupaten Tabalong di Hikun Agri Park Tanjung, Tabalong, Selasa (29/7).
Sebagai Penanggungjawab Swasembada Pangan Kalsel, Mulyono mengakui masih banyak petani lokal yang hidup di bawah garis kemiskinan karena hanya tanam padi satu kali selama setahun.
Sementara itu, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyatakan berkomitmen untuk meningkatkan indeks pertanaman melalui normalisasi sungai dan irigasi di wilayah pertanian.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemerintah daerah akan membantu peralatan berupa normalisasi sungai dan irigasi agar indeks penanaman meningkat," ucapnya.
Selain itu, beras produksi petani lokal akan dibeli pemerintah daerah melalui program Bela Tani dan perusahaan daerah sehingga harga bisa stabil.
Menurut Rifani, penyuluh pertanian merupakan garda terdepan bagi pembangunan sektor pertanian, karena berperan sebagai aktor strategis yang langsung terjun ke lapangan, mendampingi petani, memberi arahan, membimbing, dan memastikan program pertanian berjalan sebagaimana mestinya.
"Tanpa dukungan dan kerja keras para penyuluh, mustahil program swasembada pangan dapat tercapai secara optimal," tuturnya.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan, Hortikultura (DKPPTPH) Kabupaten Tabalong Rahman Effansyah menambahkan saat ini tercatat sebanyak 75 tenaga penyuluh dengan rincian satu penyuluh bisa bertugas untuk tiga desa.
"Dari total 131 desa/ kelurahan, Kabupaten Tabalong kekurangan tenaga penyuluh sekitar 69 orang," ujar Erfan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!