Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IAEA Menguji Sampel Ikan di Pasar yang Dekat PLTN Fukushima

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh:
IAEA Menguji Sampel Ikan di Pasar yang Dekat PLTN Fukushima Doc: EUGENE HOSHIKO/POOL/AFP
Ket. Anggota tim ahli dari Badan Energi Atom Internasional mengamati sekeranjang ikan di Pelabuhan Hisanohama di Iwaki, Prefektur Fukushima Jepang, Kamis (19/10).

IWAKI - Inspektur Badan Energi Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA), pada Kamis (19/10), mengambil sampel dari pasar ikan dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima, setelah pembuangan air limbah yang telah diolah dari fasilitas tersebut pada Agustus.

Dikutip dari The Straits Times, sejak pembuangan limbah tersebut dimulai Tiongkok dan Russia telah melarang impor makanan laut dari Jepang, namun Tokyo mengatakan tindakan tersebut aman, pandangan yang sejauh ini didukung oleh badan atom PBB itu.

Air sebanyak volume 540 kolam renang Olimpiade telah dikumpulkan sejak bencana tsunami yang menyebabkan tiga reaktor di PLTN Fukushima-Daiichi hancur pada 2011, salah satu bencana nuklir terburuk di dunia.

Jepang mengatakan air tersebut telah disaring oleh teknologi khusus ALPS dari zat radioaktif, kecuali tritium, dan diencerkan dengan air laut. "Pengujian telah menunjukkan kadar tritium berada dalam batas aman," tambah Jepang.

Tim IAEA yang terdiri dari ilmuwan dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Kanada mengumpulkan sampel ikan, air, dan sedimen minggu ini untuk memverifikasi temuan Jepang.

Akurasi Pengujian

Paul McGinnity, salah satu anggota misi itu, mengatakan tujuan pengujian adalah untuk memastikan apakah laboratorium Jepang mengukur dan menganalisis kadar tritium dengan benar. "Tritium menjadi perhatian karena kadar tritium, seperti yang Anda ketahui, relatif tinggi karena tidak dihilangkan melalui proses ALPS," kata McGinnity.

"Saya dapat mengatakan kami tidak memperkirakan akan melihat perubahan apa pun (dalam kadar tritium), khususnya pada ikan. Kami memperkirakan akan melihat sedikit peningkatan kadar tritium dalam sampel air laut yang sangat dekat dengan titik pembuangan. Namun sebaliknya, kami tidak melakukannya. Kami berharap menemukan tingkat yang sangat mirip dengan apa yang kami ukur tahun lalu," tuturnya.

Sampel akan dikirim kembali ke laboratorium di negara asal anggota tim untuk ditinjau secara independen, dan IAEA akan mengevaluasi dan mempublikasikan hasilnya.

Minggu ini, Russia, mengikuti jejak sekutunya, Tiongkok, dalam melarang impor makanan laut Jepang, meskipun mereka membeli dalam jumlah yang relatif kecil.

Jepang, yang menyebut larangan Tiongkok bermotif politik, mengatakan langkah Moskwa adalah langkah "tidak adil tanpa dasar ilmiah".

Pelepasan air yang diolah bertujuan memberikan ruang untuk mulai menghilangkan bahan bakar radioaktif yang sangat berbahaya dan puing-puing dari reaktor yang rusak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.