Hindari Pertengkaran, Ini Tips Berkomunikasi yang Baik dengan Pasangan
📅 Jumat, 10 Mar 2023, 17:45 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Marriage
Komunikasi menjadi salah satu faktor utama dalam suatu hubungan, terutama pernikahan. Meski terdengar klise, hal tersebut memang benar adanya. Sehingga, komunikasi yang baik merupakan keterampilan yang harus dimiliki.
Komunikasi yang tidak baik dapat menyebabkan frustasi, kebencian, bahkan pertengkaran. Adapun rumah tangga yang retak dilatarbelakangi oleh komunikasi yang buruk.
Ketika Anda belajar bagaimana berbicara dengan istri Anda dan sebaliknya, Anda akan saling memahami satu sama lain dengan lebih baik, dan akan lebih mudah untuk menyelesaikan pertengkaran dan meredakan ketegangan.
Dilansir dari Marriage, berikut sejumlah tips berkomunikasi yang baik dengan pasangan.
1. Belajarlah untuk mendengarkan
Kita mendengar pasangan kita berbicara sepanjang waktu, tetapi seberapa sering kita benar-benar mendengarkan? Mendengar dan mendengarkan adalah dua hal yang sangat berbeda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika Anda mendapati diri Anda melamun, menahan amarah atas apa yang dikatakan pasangan Anda, atau merencanakan apa yang ingin Anda katakan segera setelah Anda melihat ada kesempatan, Anda tidak mendengarkan.
Tips pertama untuk meningkatkan komunikasi dengan istri Anda adalah belajar untuk mendengarkan apa yang istri Anda katakan. Perhatikan pikiran dan perasaan yang ia ungkapkan, baik melalui kata-kata maupun bahasa tubuhnya.
Mendengarkan secara aktif tidak hanya akan membantu Anda meningkatkan hubungan dengan istri Anda, tetapi juga membantu Anda belajar bagaimana menjadi lebih sabar dengan orang lain di sekitar Anda.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Buatlah sistem waktu istirahat
Ketika berkomunikasi dengan pasangan Anda, diskusi tidak harus terus berlanjut sampai Anda mencapai resolusi atau meledak dalam pertengkaran. Untuk komunikasi yang lebih baik dengan pasangan, perhatikan perasaan Anda selama diskusi, dan minta pasangan Anda untuk melakukan hal yang sama.
Sepakati sebuah kata atau frasa singkat yang dapat Anda berdua ucapkan jika Anda butuh istirahat, seperti "berhenti," "istirahat," "time out," atau "menenangkan diri."
Jika salah satu dari Anda merasa frustrasi atau hampir berteriak atau mengatakan hal-hal yang menyakitkan, gunakan frasa time out dan istirahatlah sampai Anda merasa tenang kembali.
3. Perhatikan kata-kata yang Anda pilih
Kata-kata yang Anda gunakan membuat perbedaan dan sekali diucapkan, kata-kata itu tidak akan pernah tak terucapkan atau tak terdengar. Pikirkan baik-baik kata-kata yang Anda pilih saat berbicara dengan istri Anda.
Tanyakan pada diri sendiri apakah yang akan Anda katakan akan membantu menyampaikan maksud Anda dan memajukan diskusi, atau hanya akan menyakiti atau mengobarkan api. Jika yang terakhir, mungkin inilah saatnya untuk menggunakan frasa time out.
4. Tanyakan apakah hal tersebut memang perlu dikatakan
Kejujuran dan keterbukaan sangat penting dalam setiap pernikahan, tapi bukan berarti Anda harus mengatakan semua yang ada di benak Anda. Kebijaksanaan adalah bagian penting dari komunikasi yang baik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!