Hasil Referendum Mengejutkan, Mayoritas Warga Slovenia Tolak UU Bantuan Kematian
📅 Senin, 24 Nov 2025, 21:47 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Maksim Konstantinov/Getty Images
LJUBLJANA - Mayoritas warga Slovenia pada Minggu menolak undang-undang yang melegalkan bantuan kematian, kata Komisi Pemilihan Umum Negara Bagian sebagaimana warta Xinhua.
Menurut hasil awal referendum nasional, sebanyak 53,4 persen pemilih menolak UU tersebut, sementara 46,6 persen lainnya mendukungnya. Tingkat partisipasi pemilih mencapai hampir 41 persen.
Legislasi itu, yang diadopsi oleh koalisi pemerintah berhaluan kiri-tengah pada Juli, akan memungkinkan orang dewasa berakal sehat yang menderita penyakit tidak dapat disembuhkan untuk mengajukan permintaan kematian berbantuan medis berdasarkan syarat-syarat yang telah diatur.
Para pendukung UU tersebut berpendapat hal itu menawarkan martabat dan kelegaan bagi pasien yang menderita penyakit parah tahap akhir, sementara para penentangnya memperingatkan potensi penyalahgunaan dan lemahnya perlindungan.
Hasil itu menandai kemunduran bagi koalisi berkuasa, yang bersiap menghadapi pemilihan umum pada Maret mendatang dan telah menyiapkan UU itu sebagai bagian dari reformasi sosial yang lebih luas.
Ales Primc, aktivis yang memimpin inisiatif referendum itu, menyambut baik hasil tersebut.
"Ini merupakan kemenangan besar bagi penyandang disabilitas, orang sakit, dan lansia, karena masyarakat hari ini mengatakan bahwa mereka bukanlah beban, melainkan dicintai dan dihormati," ujarnya kepada reporter.
Pihak oposisi Partai Demokratik Slovenia, partai berhaluan tengah-kanan terbesar di negara itu yang juga pengkritik keras legislasi tersebut, juga menyambut baik kekalahan UU itu.
Sebaliknya, Andrej Pleterski, pengampanye yang mendukung reformasi tersebut, mengungkapkan penyesalannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia yakin Slovenia pada akhirnya akan mengadopsi legislasi semacam itu, sembari menyatakan sejumlah negara Eropa telah melegalkan beberapa bentuk praktik kematian berbantuan.
Slovenia telah memperdebatkan hak mengakhiri hidup (end-of-life) selama bertahun-tahun. Beberapa negara Eropa yang telah menyetujui UU kematian berbantuan serupa termasuk Belanda, Jerman, Spanyol, Portugal, dan Austria, negara tetangga Slovenia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!