Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Gerak Cepat, Danrem 101/Antasari Sebut Kalsel Masih Butuh Hujan Buatan Atasi Karhutla

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Gerak Cepat, Danrem 101/Antasari Sebut Kalsel Masih Butuh Hujan Buatan Atasi Karhutla Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong (kanan) didampingi Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto (kiri) melakukan pendinginan area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Hutan Lindung Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

Banjarmasin - Harus gerak cepat, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto mengatakan wilayah Kalimantan Selatan masih membutuhkan teknologi modifikasi cuaca mendatangkan hujan buatan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya wilayah Kota Banjarbaru.

"Hujan buatan adalah solusi tepat menangani karhutla di Kalimantan Selatan, Jumat lusa waktu yang tepat mendatangkan kembali hujan buatan karena saat itu terjadi potensi kelembapan awan yang cukup tebal," kata Ari Aryanto saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Rabu.

Ari Aryanto yang juga sebagai Wakil Ketua Satgas Karhutla Kalsel itu menyebutkan terkait pelaksanaan modifikasi cuaca untuk mendatangkan hujan buatan Jumat lusa, dirinya sudah berkoordinasi dengan BMKG setempat dan menyampaikan hal itu ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyetujui rekomendasi tersebut.

"Wakil Menteri LHK sudah merekomendasikan agar Kalsel menetapkan status tanggap darurat karhutla, tetapi hal itu perlu kami diskusikan bersama," ucapnya.

Dia mengatakan usai Wamen LHK memberikan tanggapan, dirinya berkoordinasi dengan Kapolda Kalsel, Sekda Kasel, yang kemudian segera dilaporkan ke Gubernur Kalsel untuk menyikapi rekomendasi dari Wamen LHK tersebut.

Ari Aryanto menuturkan meskipun Sekda Kalsel menyampaikan dua kabupaten dan kota sudah cukup mengajukan untuk dinaikkan status tanggap darurat karhutla, namun hal itu masih perlu pertimbangan dan pembahasan bersama terkait sisi positif dan negatif yang kemungkinan dapat terjadi.

Dirinya mengakui walaupun satgas sudah berupaya maksimal menanggulangi karhutla, tetapi masih belum optimal karena masih terdapat berbagai tantangan dan keterbatasan sumber daya.

Lebih lanjut, dalam beberapa hari ini dia memantau secara langsung penanggulangan karhutla di lapangan, seluruh petugas setiap hari melakukan pembasahan lahan yang terbakar dengan harapan mengurangi kabut asap khususnya di wilayah ibu kota provinsi.

Ari Aryanto juga menyampaikan terkait sumber daya manusia dari para relawan karhutla, dirinya bersama jajarannya memberikan fasilitas bahan bakar kendaraan dan konsumsi seadanya. Berdasarkan hasil rapat, untuk dana pemberdayaan tenaga para relawan belum dianggarkan secara khusus.

Menurut dia, upaya pemerintah daerah sementara ini menggunakan dana pribadi secara sukarela untuk membantu para relawan yang setiap hari menanggulangi karhutla di lapangan.

Dirinya juga mengakui perannya belum maksimal, terlebih saat ini waktunya harus terbagi dengan kesibukan jelang menyambut HUT ke-78 TNI yang akan diperingati pada Kamis besok.

"Saya akan yakinkan seluruh sumber daya yang ada bekerja maksimal menanggulangi karhutla ini," ujar Ari Aryanto.

Sementara itu, Staff Prakirawan BMKG Syamsudin Noor Banjarmasin Fitma Surya Arghani menanggapi terkait rencana satgas karhutla melakukan hujan buatan pada Jumat besok.

Menurut dia, saat ini terjadi penebalan terhadap kelembapan awan, namun tidak menyeluruh di wilayah Kalsel yakni sebagian di sekitar arah timur dan utara saja seperti Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru, Balangan, dan Tabalong.

"Untuk wilayah Ibu Kota Kalsel yaitu Banjarbaru, pada tanggal delapan dan sembilan kemungkinan terjadi penebalan awan yang berpotensi turun hujan," ungkap Fitma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.