Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harimau Berkeliaran di Sekitar Pemukiman Warga, BKSDA Sumbar Turunkan Tim

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 15:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harimau Berkeliaran di Sekitar Pemukiman Warga, BKSDA Sumbar Turunkan Tim Doc: ANTARA/HO-Humas PT OTE
Ket. Seekor harimau muncul di bendungan di Nagari atau Desa Kajai Selatan Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu (23/3/2024).

SIMPANG EMPAT -Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat menurunkan tim untuk penanganan kemunculan harimau di Nagari atau Desa Kajai Selatan Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (23/3).

Pejabat BKSDA Sumbar Dian Indriati membenarkan pada Sabtu, sekitar pukul 07.00 WIB tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I menerima informasi dari Sekretaris Camat Talamau melalui telepon sekitar pukul 05.13 WIB ditemukan seekor harimau dalam saluran air PT PLTMH di Nagari Kajai Selatan Kecamatan Talamau Pasaman Barat.

Menurutnya setelah dikonfirmasi kembali, satwa sudah keluar dari saluran air namun masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

Adapun upaya yang dilakukan, katanya adalah tim telah berkoordinasi dan mengkonfirmasi dengan sekretaris camat Talamau dan wali nagari atau kepala desa Kajai.

"Saat ini tim WRU SKW I dari Padang dan dari Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman telah meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan juga melibatkan dokter hewan dalam penanganan," katanya.

Humas pembangkit listrik tenaga mikro hidro PT Optima Tirta Energy (OTE) Nagari Kajai, Kecamatan Talamau Dramendra membenarkan seekor harimau sumatera terjebak di bak penampung di area bendungan pembangkit listrik itu pada Sabtu (23/3) sekitar pukul 05.13 WIB.

"Benar, harimau itu terpantau di Closed Circuit Television (CCTV) perusahaan terjebak di bendungan," katanya.

Ia mengatakan harimau yang terjebak itu tidak diketahui dari arah mana asalnya. Tetapi tiba-tiba sudah ada terjebak di bendungan.

"Setelah sekian lama terjebak di bendungan harimau itupun lolos dari bendungan itu dan pergi entah kemana. Kita khawatir harimau itu pergi ke pemukiman warga," katanya.

Pihaknya telah melaporkan peristiwa itu kepada pihak nagari atau desa, Polsek dan Koramil karena khawatir nanti bisa membahayakan masyarakat.

"Memang tidak ada korban jiwa dan ternak masyarakat hingga saat ini. Namun diperlukan penanganan serius karena dikhawatirkan membahayakan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.