Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hari Perempuan Internasional 2026: Pekerja Migran Indonesia Melangkah Maju dengan Percaya Diri Melalui Pendidikan dan Dukungan Komunitas

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Hari Perempuan Internasional 2026: Pekerja Migran Indonesia Melangkah Maju dengan Percaya Diri Melalui Pendidikan dan Dukungan Komunitas Doc: Aidha
Ket. Di Hari Perempuan Internasional 2026, pekerja migran Indonesia menunjukkan bahwa pendidikan dan komunitas dapat menjadi kekuatan untuk bangkit dan percaya diri.

Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Aidha menghadirkan kisah tiga pekerja migran Indonesia yang terpilih melalui proses community vetting di platform Campaign for Good. Kampanye ini dijalankan Aidha bersama Campaign for Good dan berfokus pada pendidikan keuangan, pembelajaran sebaya (peer learning), serta dukungan komunitas sebagai langkah untuk membangun kepercayaan diri, tanggung jawab, dan pengembangan diri dalam jangka panjang.

Melalui pelatihan terstruktur, storytelling, dan partisipasi komunitas, kampanye ini menciptakan ruang yang aman dan suportif bagi para perempuan untuk merefleksikan perjalanan hidup mereka, mengasah keterampilan, serta saling memberi semangat dalam menghadapi tantangan serupa.

#BersamaBerdaya: Pemberdayaan melalui pendidikan

Diluncurkan pada Desember 2025, #BersamaBerdaya menghadirkan tiga pekerja migran Indonesia yang terpilih melalui proses community vetting sebagai Duta Berdaya (mentor sebaya). Setiap Duta Berdaya menerima dukungan hibah, pelatihan storytelling dan komunikasi digital, serta kesempatan untuk membagikan pengalaman mereka melalui platform yang melibatkan kurasi komunitas. Kampanye ini mendorong perempuan untuk mengembangkan potensi, menumbuhkan kepemimpinan yang praktis, dan saling menyemangati dalam menghadapi tantangan, menjadikan pengalaman hidup mereka sebagai kekuatan nyata untuk mendorong perubahan.

Kisah Para Duta Berdaya

Fitria Hendrawati

Duta Berdaya, #BersamaBerdaya

Bagi Fitria, melangkah maju bukan hanya sebuah pilihan, tetapi sebuah tanggung jawab. Saat ayahnya jatuh sakit dan keluarganya hampir kehilangan segalanya, Fitria menjadi tulang punggung keluarga menanggung kebutuhan anaknya, orang tua, hingga keluarga besar. Dengan pengalaman kerja dan kemampuan bahasa Inggris yang terbatas, ia memutuskan untuk mencari peluang kerja di luar negeri demi membangun kembali stabilitas keluarganya. Perjalanan itu tidak mudah, baik secara emosional maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Bertekad untuk terus maju, Fitria menemukan Aidha. Hal-hal yang sebelumnya terasa rumit perlahan menjadi lebih mudah. Selangkah demi selangkah, ia mengembangkan kemampuan kepemimpinan, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan belajar membuat keputusan keuangan yang lebih bijak.

“Tidak ada hasil yang instan, semuanya membutuhkan waktu dan proses,” ujarnya.

Kini sebagai Duta Berdaya, Fitria membagikan pengalamannya untuk mendorong perempuan lain agar lebih percaya diri dalam mengelola keuangan dan merencanakan masa depan.

Siti Mujiati

Duta Berdaya, #BersamaBerdaya

Perjalanan Siti dimulai dari kebutuhan akan stabilitas sebagai ibu tunggal dari dua anak. Setelah meninggalkan pekerjaan pabrik yang tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan hidup, ia mencari kesempatan bekerja di luar negeri. Berjauhan dari anak-anaknya menjadi bagian tersulit. Namun alih-alih menyerah, Siti menjadikan setiap tantangan sebagai pelajaran hidup, membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih sabar, empatik, dan disiplin.

“Dengan keberanian dan pendidikan, saya bisa bangkit dan mengubah bukan hanya hidup saya, tetapi juga masa depan anak-anak saya,” ujar Siti.

Melalui perencanaan keuangan dan semangat belajar yang berkelanjutan, Siti berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana, membangun dana darurat, serta mendukung kedua putrinya hingga mereka juga memiliki kesempatan bekerja di luar negeri. Sebagai Duta Berdaya, kini ia menyalurkan pengalamannya untuk memberdayakan sesama pekerja migran melalui pendidikan.

Nur Bayani

Duta Berdaya, #BersamaBerdaya

Perjalanan Nur Bayani menjadi bukti kuat tentang ketangguhan yang dibentuk melalui proses belajar dan dukungan komunitas. Setelah bekerja di luar negeri dan menabung dengan tekun, Nur mengalami penipuan yang membuat seluruh tabungannya hilang. Kejadian tersebut menjadi pukulan berat dan memaksanya memulai kembali dari awal. Di tengah tekanan finansial, Nur memilih untuk tidak menyerah. Ia kembali belajar. Melalui program-program Aidha, ia memperkuat pemahaman tentang keuangan dan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam mengambil keputusan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

43 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.