Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guterres: Umat Manusia telah Membuka “Kotak Pandora” yang Penuh Masalah

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guterres: Umat Manusia telah Membuka “Kotak Pandora” yang Penuh Masalah Doc: AFP/Luis ACOSTA
Ket. Sekjen PBB, Antonio Guterres

NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, pada Rabu (15/1) memperingatkan bahwa umat manusia telah melepaskan “kotak Pandora” berisi berbagai masalah, termasuk teknologi yang tak terkendali yang berisiko menjungkirbalikkan eksistensi umat manusia.

Hal itu dikemukakan Guterres dalam pidatonya di Majelis Umum untuk prioritas PBB sepanjang tahun ini, pada saat organisasi tersebut menghadapi krisis dan polarisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Tindakan kita atau tidak adanya tindakan kita, telah melepaskan kotak Pandora berisi berbagai masalah zaman modern," kata Guterres. "Empat dari masalah tersebut menonjol karena mewakili, paling tidak, ancaman yang dapat mengganggu setiap aspek agenda kita dan, yang paling buruk, menjungkirbalikkan eksistensi kita, yaitu konflik yang tak terkendali, ketimpangan yang merajalela, krisis iklim dan teknologi yang tak terkendali," imbuh dia.

Saat ini PBB menghadapi beberapa krisis terburuk dalam sejarahnya. Badan pengambil keputusan tertinggi organisasi tersebut yaitu Dewan Keamanan, lumpuh. Perang di Gaza telah menyebabkan Israel dan sekutunya menyerang kenetralan PBB, dan pasukan penjaga perdamaian helm biru telah terperangkap dalam baku tembak di Lebanon dan Suriah.

Kembalinya Presiden terpilih AS Donald Trump ke Gedung Putih dapat semakin memperumit agenda Guterres, para ahli memperingatkan.

"Ya, menang ada kemajuan di dunia kita yang penuh gejolak," kata Guterres, sambil menunjuk pada keberhasilan relatif gencatan senjata di Lebanon dan laju pengembangan energi terbarukan.

"Namun janganlah kita berilusi: Dunia ini benar-benar penuh kekacauan dan ketidakpastian yang parah. Konflik terus bertambah, menjadi semakin runyam dan mematikan. Perpecahan geopolitik yang semakin dalam dan ketidakpercayaan semakin memperburuk keadaan. Ancaman nuklir mencapai titik tertinggi dalam beberapa dekade," tutur dia.

Pelanggaran dan Serangan

Saat konflik berkecamuk di Sudan dan Gaza, Guterres mengatakan spektrum hak asasi manusia terus-menerus diserang. Kekebalan hukum merajalela dengan serangkaian pelanggaran hukum internasional, hukum humaniter internasional, dan Piagam PBB, dan serangan secara sistematis terhadap lembaga-lembaga PBB.

Ketika upaya untuk menengahi gencatan senjata antara Hamas dan Israel di Gaza tampaknya mendekati terobosan, Guterres menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata yang berkelanjutan.

"Saya sangat mengimbau semua pihak untuk menyelesaikan gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera," kata dia.

Guterres juga menyatakan kekhawatirannya tentang reorganisasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah, mulai dari Iran hingga Suriah, dan apa dampak yang dapat ditimbulkannya.

"Di seluruh kawasan, kita menyaksikan perubahan di Timur Tengah. Yang masih belum jelas adalah apa yang akan terjadi," kata dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.