Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guru Berperan Penting dalam Penanggulangan Stunting

📅 Senin, 04 Des 2023, 05:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Berperan Penting dalam Penanggulangan Stunting Doc: ANTARA/HO- Humas SEAMEO RECFON
Ket. Sejumlah siswa PAUD memperlihatkan hasil karya mereka sebagai bagian dari program Early Childhood Care and Nutrition (ECCNE) dari SEAMEO RECFON di Lombok Timur, beberapa waktu lalu.

Jakarta - Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON) menyebut guru memiliki peranan penting dalam penanggulangan stunting di Tanah Air.

"SEAMEO RECFON menginisiasi program Early Childhood Care and Nutrition (ECCNE) atau yang lebih dikenal dengan program 'Anakku Sehat dan Cerdas' yang bertujuan untuk memberikan model implementasi komponen esensial yang terintegrasi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, salah satunya adalah komponen pendidikan," ujar Acting Director SEAMEO RECFON, Zainun Misbah, di Jakarta, Ahad.

Dia menambahkan kegiatan ECCNE menerjemahkan konsep PAUD Holistik Integratif (HI) yang mencakup pengembangan model PAUD HI untuk setting PAUD dan kondisi bencana, pelatihan Master of Trainer (MoT) bagi perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan akademisi, pengembangan panduan gizi seimbang berbasis pangan lokal (PGS-PL), penelitian pengembangan model ECCNE untuk setting daycare, serta pembentukan kelompok kerja tingkat Indonesia dan Asia Tenggara.

Zainun memandang guru memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan MoT ECCNE dalam mengimplementasikan program-programnya.

"Guru memiliki peran sebagai penggerak bagi dirinya, siswanya, dan keluarganya. Juga sebagai agen perubahan bagi masyarakat di sekitarnya," jelas dia.

Zainun juga melihat program Merdeka Belajar memiliki relevansi yang signifikan dengan upaya pengentasan stunting di Indonesia.

"Dalam konteks pengentasan stunting, Merdeka Belajar juga memberikan fasilitas kepada guru melalui platform Merdeka Mengajar. Dengan adanya Merdeka Belajar, guru memiliki peluang yang sama untuk berinovasi, berkreasi, dan mendapatkan pelatihan, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada upaya pengentasan stunting melalui pendekatan yang lebih efektif dan holistik," terang dia lagi.

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Lombok Timur, Rasyid Ridho, yang juga merupakan Tim MoT program ECCNE menekankan pentingnya peran guru dalam mendukung upaya pengentasan stunting.

"Guru-guru mendiseminasikan pengetahuan, terutama dalam mengatasi kekurangan gizi pada anak. Mereka berkolaborasi dengan puskesmas, meningkatkan frekuensi pemberian makanan tambahan, dan bahkan mengajak anak-anak sarapan bersama di sekolah. Guru-guru ini juga berinisiatif untuk bekerja sama dengan pihak lain seperti tim penggerak PKK Kabupaten," kata Ridho.

Sebelumnya, Lombok Timur telah berhasil dalam proses advokasi membangun kesadaran dan kerja sama dengan berbagai perangkat daerah, seperti Dinas Kesehatan dan puskesmas, Dinas Sosial, Dinas Pencatatan Sipil, serta PKK Kabupaten dan desa.

Selain program ECCNE, SEAMEO RECFON juga menggawangi studi Action Against Stunting Hub (AASH) Indonesia di Lombok Timur yang merupakan studi lintas disiplin.

Ketua Tim Pendidikan dan Shared Values dalam studi AASH, Rita Anggorowati, menambahkan, studi AASH Indonesia menggunakan pendekatan Whole Child Approach, yang bertujuan untuk memastikan anak-anak diperlakukan secara holistik dan mendapatkan perhatian menyeluruh terhadap pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, dan kesejahteraan anak.

Salah satu kontribusi tim pendidikan studi AASH Indonesia adalah menyiapkan sarana pembelajaran yang dapat membantu guru meningkatkan kualitas PAUD.

Rita menambahkan guru memiliki peran vital dalam memerangi stunting dan meningkatkan kualitas pendidikan. Guru juga diharapkan tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk kesadaran, perilaku, dan pola hidup sehat anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.