Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Sebut NTB Miliki Potensi 50 Museum Baru

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Gubernur Sebut NTB Miliki Potensi 50 Museum Baru Doc: antara foto
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal

MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kekayaan sejarah dan peradaban di daerah itu menyimpan potensi bagi pembentukan 50 museum baru yang dapat menjadi ikon pengembangan pariwisata berkualitas.

"NTB punya potensi untuk punya paling tidak 50 museum karena keberagaman hal yang bisa disumbangkan kepada sejarah peradaban dunia mulai dari kebudayaan, kerajinan, bahkan geologi," ujarnya saat mengunjungi pameran wastra di Museum NTB di Kota Mataram, Jumat (23/1).

Dia mengatakan NTB secara geologis wilayah yang unik meski hanya memiliki dua gunung berapi, yakni Tambora dan Samalas. Letusan kedua gunung tersebut tercatat dalam sejarah dunia.

Erupsi Gunung Tambora berkontribusi terhadap kekalahan Napoleon Bonaparte dalam Pertempuran Waterloo pada 18 Juni 1815. Napoleon gagal menjalankan strategi penyerangan akibat abu vulkanik Gunung Tambora yang memicu cuaca ekstrem dan menyebabkan hujan lebat serta lumpur di Eropa.

Erupsi Gunung Samalas membuat Eropa mengalami tahun tanpa musim panas pada abad ke-13.

"Eropa masuk dalam zaman es skala kecil, selama dua tahun musim dingin akibat letusan Samalas," kata Iqbal.

Ia mengatakan kekayaan sejarah dari dua gunung tersebut aset penting untuk mendorong pariwisata berkualitas yang menawarkan pengalaman unik dan bermakna bagi wisatawan saat mengunjungi Nusa Tenggara Barat.

Pemerintah NTB mengarahkan pada masa mendatang Museum NTB menjadi museum peradaban yang berfungsi sebagai holding bagi museum-museum kecil yang memamerkan artefak spesifik.

"Inilah yang kami sebut pariwisata berkualitas, sejalan dengan rencana kami untuk menjadikan NTB sebagai pariwisata berkelas dunia," ucap Iqbal.

Saat ini, Nusa Tenggara Barat tercatat memiliki lima museum daerah, di antaranya satu museum provinsi yang merupakan satu-satunya di Pulau Lombok, empat museum di Pulau Sumbawa dengan rincian dua museum di Kabupaten Sumbawa dan dua di Kabupaten Bima.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan sejauh ini NTB juga sudah ada delapan museum desa yang masuk dalam data Registrasi Nasional oleh Kementerian Kebudayaan Indonesia.

Ia memandang jika program Desa Berdaya disandingkan dengan museum desa, maka ekonomi masyarakat lokal bisa bergerak lebih cepat melalui optimalisasi destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya.

"Upaya menghadirkan 50 museum baru di NTB sangat mungkin dilaksanakan karena saat ini ada lima museum daerah dan delapan museum desa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

43 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.