Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Maluku Utara: Bonus Demografi Harus Diimbangi Pelatihan Keterampilan dan Jalur Kerja Resmi

📅 Rabu, 03 Des 2025, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Maluku Utara: Bonus Demografi Harus Diimbangi Pelatihan Keterampilan dan Jalur Kerja Resmi Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dalam acara penandatanganan nota kesepahaman mendukung percepatan program nasional 500 ribu pekerja migran terampil 2026, Rabu (3/12/2025)

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda mengemukakan usia produktif warga setempat yang melimpah saat ini harus diimbangi dengan pelatihan keterampilan dan penempatan kerja sehingga terhindar praktik calo yang menawarkan pekerjaan melalui jalur cepat dan ilegal. 

"Kita sedang berada dalam periode bonus demografi, dan ini kesempatan besar. Tapi kesempatan itu hanya bisa bermanfaat kalau masyarakat mengikuti jalur resmi," ujar dia dihubungi dari Ternate, Rabu.

Ia mengatakan hal itu terkait dengan penandatanganan nota kesepahaman Provinsi Malut, Maluku, dan Sulawesi Tenggara untuk mendukung percepatan program nasional 500 ribu pekerja migran terampil pada 2026.

Keikutsertaan dalam penandatanganan nota kesepahaman itu, katanya, menjadikan Malut masuk jalur cepat, terutama dalam memanfaatkan bonus demografi sedang dialami Indonesia tersebut.

Penandatanganan nota kesepahaman dipimpin Kementerian Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) itu, menegaskan komitmen pusat dan daerah dalam membuka jalur kerja luar negeri yang resmi, aman, dan sesuai standar.

Ia mengingatkan kasus menimpa beberapa pemuda Halmahera Selatan yang tertipu tawaran kerja secara ilegal, tidak boleh terulang pada masa mendatang.

Melalui nota kesepahaman itu, tiga provinsi akan mengimplementasikan kelas migran, yaitu program pelatihan vokasi berbasis kompetensi ditujukan calon pekerja migran. Pelatihan mencakup keterampilan teknis, disiplin kerja, literasi digital, manajemen keuangan, dan edukasi perlindungan ketenagakerjaan.

Dia mengaku banyak komponen program ini mengacu usulan dirinya, agar calon pekerja dari Maluku Utara menempuh jalur aman dan siap bersaing di negara tujuan dengan sertifikasi yang diakui.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga sedang menyiapkan pendataan calon pekerja hingga tingkat kecamatan untuk memastikan akses informasi resmi mudah dijangkau.

"MoU (Memorandum of Understanding) ini menyusun jalur yang lengkap, dari pelatihan sampai penempatan, dan semua dalam pengawasan negara. Ini yang membedakan antara jalur resmi dan tawaran-tawaran yang pada akhirnya merugikan masyarakat," kata  Gubernur Sherly.

Solusi cepat terkait dengan peluang tenaga kerja produktif berlimpah di Maluku Utara telah disiapkan. Masyarakat pencari kerja dapat memanfaatkan peluang tersebut, guna mempersiapkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja di level menengah dan atas di luar negeri.

Ia juga menyatakan telah memproyeksikan dampak signifikan bagi ekonomi lokal pada akhir tahun ini, terutama melalui peningkatan kualitas tenaga kerja dan peningkatan remitansi keluarga.

"Manfaatnya nyata, salah satunya pendapatan dan remitansi dari luar negeri untuk keluarga dan kampung halaman." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.