Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Lampung: Program Pupuk Organik Cair Ditarget Jangkau 2.000 Desa

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 17:28 WIB | Oleh:
Gubernur Lampung: Program Pupuk Organik Cair Ditarget Jangkau 2.000 Desa Doc: ANTARA/HO-Pemprov Lampung
Ket. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau pengelolaan pupuk organik cair oleh masyarakat desa di Lampung.

BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menargetkan Program Pupuk Organik Cair (POC) dapat menjangkau 2.000 desa di Provinsi Lampung.

"Program POC ini ditargetkan bisa menjangkau 2.000 desa di Lampung dan setiap desa diharapkan mampu mengelola 400 hektare lahan dengan pupuk organik ini," ujar Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangan di Bandarlampung, Kamis (28/8).

Ia mengatakan proses produksi pupuk organik cair melalui beberapa tahapan, salah satunya tahapan fermentasi selama 18 hari, sehingga dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat desa.

"Ini bukti nyata inovasi masyarakat yang harus terus didukung bersama. Pupuk organik cair ini bukan hanya murah dan ramah lingkungan, tapi juga terbukti meningkatkan hasil panen petani," katanya.

Ia optimistis penerapan program pupuk organik cair di desa-desa dapat meningkatkan produktivitas tanaman hingga 20-30 persen.

"Jika ini diterapkan secara luas pada ribuan desa, manfaatnya akan sangat signifikan bagi ketahanan pangan Lampung," ucap dia.

Menurut dia, produk pupuk organik cair yang telah siap pakai nantinya akan diuji coba kembali di lahan pertanian seluas 2-3,5 hektare.

"Pemerintah hanya menyiapkan fasilitas dan ilmunya. Selanjutnya masyarakat yang menjaga, karena mikroba ini makhluk hidup yang harus terus dikaji," katanya.

Ia mendorong agar petani tidak hanya memproduksi, tetapi juga menggunakan dan mengembangkan kembali pupuk organik cair tersebut secara mandiri, sehingga desa bisa berkembang dan sejahtera.

"Hasil produksi pupuk organik cair ini telah dibagikan secara gratis kepada petani setempat dengan dukungan program Pemerintah Provinsi Lampung dan Dana Desa. Harapannya potensi produktivitas meningkat signifikan, sehingga panen padi bisa mencapai 7-8 ton per hektare," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.