Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Khofifah Ungkap Wabah PMK di Jatim Berhasil Dikendalikan

📅 Minggu, 07 Jan 2024, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Khofifah Ungkap Wabah PMK di Jatim Berhasil Dikendalikan Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Arsip - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau ketersediaan daging di Pasar Krian, Sidoarjo pada penghujung bulan Desember 2023.

SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di wilayah tersebut telah berhasil dikendalikan berkat kerja keras berbagai pihak di lingkup pemprov maupun kabupaten/kota se-Jatim.

"Saya ucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang meliputi dokter hewan, paramedik veteriner, organisasi profesi PDHI, ISPI, PARAVETNDO, PAVETI dan ASOHI serta perguruan tinggi Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan atas kerja kerasnya dalam membantu pengendalian PMK. Dengan begitu Jatim mampu keluar dari krisis wabah PMK," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Minggu (7/1).

Gubernur Khofifah mengungkapkan capaian vaksinasi PMK bagi hewan ternak yakni sapi, kerbau, kambing, domba dan babi di Jatim mencapai yang tertinggi secara nasional.

Berdasarkan data https://isikhnas.com/ capaian vaksinasi PMK Jatim sejak 25 Juni 2022 hingga 31 Desember 2023 menempati posisi pertama atau tertinggi secara nasional, yakni sebanyak 9,3 juta dosis.

Disusul Jawa Tengah dengan jumlah vaksinasi sebanyak 3,2 juta dosis dan Nusa Tenggara Barat 2,3 juta dosis. Kemudian Provinsi Lampung dengan jumlah 1,9 juta dosis, serta Bali 1,4 juta dosis.

Khofifah menjelaskan langkah antisipatif dengan melakukan vaksinasi memang terus ditekankan agar pengendalian bisa maksimal.

Vaksinasi yang masif melibatkan banyak pihak. Selain tenaga kesehatan yang meliputi dokter hewan maupun paramedik veteriner, Pemprov Jatim juga bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia untuk melatih para nakes dari unsur TNI dan POLRI sehingga mampu melakukan vaksinasi PMK.

Vaksinasi tersebut juga melibatkan ratusan dokter muda dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya dan Universitas Wijaya Kusuma.

"Dengan jumlah sumber daya manusia yang begitu besar maka tidak salah kalau Jatim berhasil menempati posisi teratas pada capaian vaksinasi PMK," ujar Khofifah.

Menurutnya capaian vaksinasi tertinggi tersebut juga berhasil menekan laju penyebaran PMK. Per 15 Juni 2023, pemerintah secara resmi menyatakan PMK di Bumi Majapahit ini tak lagi berstatus wabah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.