Gubernur Hidayat Arsani Blak-blakan: Ranperda Baru Siap Lindungi Perempuan Babel
📅 Senin, 17 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO/Diskominfo Babel
PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendorong penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan sebagai upaya mengatasi berbagai bentuk diskriminasi.
Gubernur Hidayat Arsani menyebut regulasi ini penting untuk memastikan perempuan di Babel memperoleh pengakuan, perlindungan, dan kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kepulauan Babel yang menginisiatif Ranperda ini," kata Hidayat Arsani usai menghadiri siding paripurna penetapan Propemperda Tahun 2026 di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan Ranperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan di Kepulauan Babel ini sangat penting, karena sejatinya, perempuan memiliki harkat dan martabat yang sama dalam menjalankan kehidupan dan pengembangan diri berdasarkan prinsip kemanusiaan, kesetaraan dan juga keadilan.
"Pengakuan, penghormatan, pemberdayaan dan perlindungan terhadap perempuan merupakan keharusan untuk mencegah perlakuan diskriminatif," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyatakan dalam rangka mengatasi masalah dominasi, diskriminasi dan hambatan dalam peningkatan kualitas hidup perempuan di Babel, pemerintah harus mengambil peran aktif dalam pemberdayaan dan perlindungan perempuan.
"Saya menyakini kebijakan ini telah merujuk pada kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya dan tidak bertentangan," katanya.
Ia menambahkan sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang pengesahan konvensi mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap wanita (convention on the elimination of all forms of discrimanation against women), Undang Undang yang berkaitan dengan pemberdayaan dan perlindungan perempuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penyampaian Ranperda ini merupakan momentum penting bagi kita semua, semoga upaya yang kita lakukan ini akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kaum perempuan," katanya.
a
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!