Goodbye WhatsApp! Elon Musk Kenalkan XChat, Fitur Pesan Langsung Baru X
📅 Kamis, 17 Jul 2025, 08:24 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: Instagram @artificialzone
Jakarta – Pengguna X (dulu Twitter) kini disuguhi fitur perpesanan baru bernama XChat, sebagai bagian dari visi ambisius Elon Musk untuk mengubah platform media sosial ini menjadi “super-app” ala WeChat. Diluncurkan secara bertahap kepada pengguna premium dalam versi beta, XChat dirancang untuk menggantikan fitur DM lama dan menawarkan berbagai fitur privasi serta komunikasi mutakhir.
Menurut TechCrunch, beberapa pengguna yang berlangganan X Premium sudah bisa mengakses XChat. Peneliti aplikasi Nima Owji bahkan mengonfirmasi bahwa sistem ini telah siap diluncurkan lebih luas.
Apa saja fitur utama XChat?
• Enkripsi end-to-end dengan yang disebut “Bitcoin style”
• Mode hilang saat dilihat (vanishing messages)
• Chat grup, penandaan pesan belum dibaca, serta berbagi file beragam
• PIN 4 digit untuk keamanan ekstra
• Mendukung panggilan audio & video lintas platform tanpa nomor telepon
XChat memang menawarkan privasi ekstra dan kemudahan akses, khususnya bagi mereka yang aktif di X dan enggan membagikan nomor HP. Ini sejalan dengan visi Musk untuk menjadikan X sebagai "super-app" serbaguna layaknya WeChat dengan kombinasi sosial, messaging, dan layanan lainnya.
Keamanan masih jadi perhatian karena istilah "Bitcoin style encryption" menuai pertanyaan ahli, apakah benar end to end, atau cuma jembatan branding saja? Dan masih ada pagu akses eksklusif bagi pengguna Premium, serta kepercayaan publik terhadap X perlu diperkuat apalagi setelah riwayat kebocoran & gangguan sistem X baru baru ini.
Elon Musk menyatakan bahwa XChat dibangun ulang dalam bahasa Rust dengan arsitektur sistem baru, berpotensi menjadikannya pesaing serius bagi WhatsApp, Signal, dan Telegram. Fitur-fitur ini bukan sekadar tambahan kosmetik, melainkan esensial untuk mendukung rencananya menjadikan X sebagai awet-app lengkap termasuk perpesanan, media sosial, layanan keuangan, dan kencan.
Peluncuran XChat juga bertepatan dengan penghentian fitur DM terenkripsi lama yang sempat diuji sejak 2023 untuk pengguna premium. Penundaan tersebut diyakini untuk memberi jalan pada XChat yang lebih matang.
Sekarang, pengguna masih menunggu kapan XChat akan tersedia luas dan bagaiman sistem premium vs gratis akan dibedakan. Jika berjalan mulus, XChat bisa menjadi fitur yang mengubah cara kita berinteraksi digital membuat WhatsApp dan Telegram perlu waspada.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!