Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Polisi Amankan Pria yang Meresahkan Penumpang di Bandara Soetta

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Polisi Amankan Pria yang Meresahkan Penumpang di Bandara Soetta Doc: Azmi Samsul Maarif
Ket. Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi.

Tangerang - Gerak cepat, jajaran Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan seorang pria berinisial WH yang diduga telah meresahkan para penumpang shuttle bus di area Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Jumat.

"Pada saat ini kami dengan tim terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan kondisi yang bersangkutan untuk memonitor sejauh mana kondisi kesehatan kejiwaan dari yang bersangkutan," kata Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi kepada wartawan di Tangerang, Jumat.

Ia menjelaskan, pengamanan yang dilakukan terhadap WH ini, bermula atas adanya laporan dari pihak Aviation Security atau Avsec Bandara Soetta terkait tindakan gangguan ketertiban dan keamanan penumpang penerbangan yang terjadi pada Kamis (14/12) lalu.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya pun langsung melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap seorang pria tersebut sebagai melengkapi keterangan atas insiden itu.

"Dan diketahui WH ini telah bersinggungan dengan penumpang shuttle bus. Setelah dilakukan pendalaman beserta dengan rekan-rekan dari Angkasa Pura, bahwa yang bersangkutan mengaku mau pergi dan menuju Kota Padang. Namun setibanya di TKP dia tidak meneruskan perjalanan melainkan menaiki satu bus untuk turun di terminal 1 Bandara Soetta," terangnya.

Ia juga mengungkapkan, dalam insiden yang terjadi, seorang pria itu diketahui memarahi semua penumpang yang ada di dalam bus tanpa adanya alasan jelas, bahkan pelaku mengajak untuk tabrakan bersama.

Kendati demikian, atas dasar itu tim penyidik Polresta Bandara Soetta bersama pihak keluarga berkoordinasi untuk membawa WH dirawat secara medis di RS Swasta di Bilangan Jakarta Barat sebagai memastikan kondisi kejiwaannya.

"Bersama-sama dengan keluarga, petugas membawa yang bersangkutan ke salah satu pusat kesehatan di Jakarta Barat. Sebagai memastikan kondisi psikologinya," tutur dia.

Sebelumnya, dalam video berdurasi satu menit 30 detik viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman video itu menayangkan mengenai suasana ketegangan penumpang shuttle bus di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Terlihat seorang pria berkacamata tengah beradu argumen dengan seluruh penumpang yang berada di dalam bus tersebut.

"Tutup dulu ndan, atensi ndan, izin ndan, tutup dulu ndan," ucap pria itu.

Kemudian melontarkan pertanyaan kepada penumpang yang ada di dalam shuttle bus. "Elu-elu pada mau kemana nih? Hah pulang kemana?," tutur dia.

Melihat aksi pria itu, puluhan penumpang pun merasa resah dan khawatir. Penumpang yang terdiri laki-laki dan perempuan itu meminta agar pria tersebut segera turun dari shuttle bus.

Kendati demikian, para penumpang yang kesal dengan aksi pria itu, akhirnya meminta sang supir shuttle bus berhenti untuk turun dan meminta pertolongan kepada petugas keamanan yang berjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.