Gerak Cepat, BNPB Nyatakan 718 Keluarga Dievakuasi Akibat Banjir di Rappang Sulsel
📅 Jumat, 05 Jul 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BNPB
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 718 keluarga yang menjadi korban banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan sudah dievakuasi.
"Setelah sempat dilaporkan mereka terjebak banjir tim segera melakukan evakuasi menyelamatkan para warga itu," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis.
Tim Pusdalops BNPB mengkonfirmasi para korban tercatat merupakan warga dari Kecamatan Maritengae, Tellu Limpoe, Baranti, Panca Rijang, Dua Pitue, dan Watang Sidenreng yang terendam banjir setinggi 60 - 100 centimeter.
??????Banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur Sidereng Rappang dan sekitarnya sejak Kamis dini hari itu pun menimbulkan dampak yang cukup besar.
Tercatat setidaknya ada sebanyak 718 rumah warga yang terendam banjir, sembilan fasilitas pendidikan, tiga kantor pemerintahan rusak ringan-sedang, 500 meter jalan antar desa tergenang, 17 meter tanggul terdampak dan merendam 24 hektare sawah.
?????Abdul memastikan hingga saat ini tim petugas gabungan masih bersiaga di setiap lokasi bencana untuk mengantisipasi dampak banjir susulan seiring potensi hujan yang masih tinggi, khususnya membantu mempercepat penanganan terhadap korban.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!