Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Geger! PSM Makassar Diduga Langgar Aturan di Menit Akhir saat Melawan Barito Putera

📅 Selasa, 24 Des 2024, 12:10 WIB | Oleh:
Geger! PSM Makassar Diduga Langgar Aturan di Menit Akhir saat Melawan Barito Putera Doc: instagram resmi Bagas Kaffa

PSM Makassar telah membuat publik geger terutama fans sepak bola karena melanggar aturan di menit terakhiran pertandingan ketika melawan Barito Putera.

Insiden unik terjadi dalam laga pekan ke-16 Liga 1 2024/2025 antara PSM Makassar melawan Barito Putera di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (22/12/2024). Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan PSM 3-2 ini sempat diwarnai kejadian kontroversial saat PSM diduga bermain dengan 12 pemain menjelang peluit akhir.

Hal ini menjadi perbincangan yang ramai setelah Bagas Kaffa mengunggah tangkapan layar berupa pemain PSM Makassar yang memiliki 12 pemain di atas lapangan. Hal ini tentu melanggar aturan di dalam sepak bola.

PSM Makassar unggul lebih dulu lewat dua gol dari Aloisio Neto dan satu gol tambahan oleh Nermin Haljeta. Di sisi lain, Barito Putera berusaha keras mengejar ketertinggalan dengan gol dari Beri Santoso di menit ke-32 dan penalti Alhaji Gero di menit ke-90.

Ketegangan semakin memuncak di masa perpanjangan waktu tujuh menit. Pada menit ke-97, PSM melakukan pergantian tiga pemain sekaligus. Daffa Salman, Achmat Fahrul Aditia, dan Muhammad Arham Darmawan masuk menggantikan Akbar Tanjung, Syahrul Lasinari, dan Latyr Fall.

Namun, insiden terjadi ketika Latyr Fall yang seharusnya keluar tetap berada di lapangan. Hal ini membuat PSM sesaat memiliki 12 pemain di lapangan.

Wasit segera menyadari situasi ini, dan setelah beberapa saat, Latyr Fall akhirnya meninggalkan lapangan. Meski demikian, kejadian tersebut sempat memicu protes dari kubu Barito Putera.

Kemenangan ini mengokohkan posisi PSM di papan atas klasemen sementara Liga 1, tetapi insiden 12 pemain menjadi sorotan. Pihak Barito Putera meminta investigasi lebih lanjut atas kejadian tersebut, sementara PSM mengklaim bahwa insiden itu hanya kesalahpahaman teknis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.