Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gawat Perdagangan Ilegal Ini, Pakistan Klaim Tangkap Enam Warga India Penyelundup Narkoba dan Senjata

📅 Rabu, 23 Agu 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat Perdagangan Ilegal Ini, Pakistan Klaim Tangkap Enam Warga India Penyelundup Narkoba dan Senjata Doc: ANTARA/H0-Pixabay.com
Ket. Ilustrasi senjata api.

Istanbul - Gawat perdagangan ilegal ini, otoritas Pakistan pada Selasa mengklaim telah menangkap enam warga India yang berupaya menyelundupkan narkoba, senjata serta amunisi ke negara tersebut sehari setelah menuduh India melanggar gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol (LoC).

"Sangat mengejutkan bahwa para penyelundup ini dapat melintasi perbatasan yang dijaga ketat di bawah pengawasan Pasukan Keamanan Perbatasan India (BSF)," lapor stasiun radio Pemerintah Pakistan, yang mengutip pernyataan sayap media Militer Pakistan, Hubungan Masyarakat Antar Layanan (ISPR).

Ini menunjukkan kemungkinan adanya keterlibatan pasukan BSF dalam penyelundupan narkoba dan senjata, katanya.

Penangkapan tersebut dilakukan paramiliter Pakistan Rangers pada 29 Juli-3 Agustus.

"Penyelundup asal India ini akan diproses secara hukum karena memasuki Pakistan secara ilegal dan terlibat dalam aktivitas keji," tulisnya.

Militer Pakistan"berharap" BSF "bertindak secara profesional, memutus hubungan dengan kelompok penyelundup di tanah air mereka," menurut pernyataan itu.

Klaim tersebut muncul sehari setelah Militer Pakistan pada Senin mengatakan bahwa pasukan bersenjata India melakukan penembakan "tak beralasan" di perbatasan Kashmir. Seorang pria lansia berusia 62 tahun tewas dalam kejadian tersebut.

Insiden itu terjadi di sektor Nikial di Garis Kontrol (LoC), perbatasan de facto yang membagi wilayah Jammu dan Kashmir yang disengketakan antar kedua pesaing nuklir tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.