Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gawat, Pemkot Jakpus Temukan Zat Berbahaya Saat Sidak Pengawasan Pangan

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 01:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Pemkot Jakpus Temukan Zat Berbahaya Saat Sidak Pengawasan Pangan Doc: ANTARA/HO-dokumentasi pribadi
Ket. Pemerintah Kota Adminsitrasi Jakarta Pusat dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di DKI Jakarta melakukan pengawasan pangan makanan takjil di kawasan Taman Segitiga Jalan Johar Baru Utara 1, RT 09/03 Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru.

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) menemukan zat berbahaya saat inspeksi mendadak (sidak) pengawasan pangan di kawasan Taman Segitiga Kelurahan Johar Baru.

Kegiatanini menindaklanjuti arahan Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma yang bertujuan agar makanan atau minuman berbuka puasa (takjil) yang dijual selama Ramadhan tidak mengandung zat-zat berbahaya.

"Kita lakukan pengambilan 10 sampel. Sayangnyakita masih menemukan satu makanan yang mengandung zat berbahaya," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Gintingsaat di Jakarta, Rabu.

Dijelaskan Gintingproduk panganan yang diambil sampel di antaranya lontong, tahu, bakwan dan es sirup. Dari hasil laboratoriumdiketahui satu sampel mie di dalam tauge goreng mengandung formalin.

Terhadap pedagang, Ginting mengaku tidak memberikan sanksi dan hanya melakukan pembinaan agar tidak lagi menjual produk tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan menelusuri sumber pangan tersebutlantaran pedagang mengaku hanya membeli dari tempat lain.

"Nanti kami akan minta dari Suku Dinas Perindustrian PerdaganganKoperasiUsaha Kecildan Menengah (UKM) untuk membina pedagang agar tidak lagi menggunakan zat berbahaya," kata Ginting.

Di sisi lain, Koordinator Kelompok Fungsi (Poksi) Informasi dan Komunikasi Evi Citraprianti menambahkan dari temuan ini diharapkanmenjadi pembelajaran agar masyarakat meningkatkan literasi terhadap kandungan bahan panganberbahaya.

Seperti mie yang kedapatan mengandung formalin itu cirinya memiliki tekstur mengkilat, berminyak, dan terlalu kenyal.

"Bila menjumpai mie seperti ini, sebaiknya tidak dikonsumsi. Lalu sirup yang warnanya mencolok juga wajib dicurigai mengandung pewarna bukan makanan," jelas Evi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.