Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Pranowo Luar Biasa, Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama di Indonesia yang Miliki Pusat Data

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Pranowo Luar Biasa, Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama di Indonesia yang Miliki Pusat Data Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Pusat Data Provinsi Jateng di Semarang, Selasa (3/1/2023).

Semarang - Jawa Tengah menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki pusat data serta masuk daftardi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk percepatan digitalisasi.

"Ini ikhtiar untuk membangun digitalisasi. Tentu tidak cukup dengan 'statement', tapi perlu menyiapkan infrastruktur. Data 'center' ini diperlukan untuk menghimpun seluruh data yang ada, 'storage'-nya ada di sini," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meresmikan Pusat Data Provinsi Jateng di Semarang, Selasa.

Menurut dia, pusat data dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh sektor, subsektor, dan organisasi perangkat daerah kabupaten/kota se-Jateng.

"Maka, banyak inovasiyang dilakukan datanya harapan kita masuk ke sini," ujarnya.

Ganjar mencontohkandinas sektor pertanian dapat mengambil seluruh data, mulai dari cuaca, area, jenis tanaman, wilayah, waktu tanam, dan panen sehingga bisa disiapkan dengan "artificial intelligence".

"Kalau seluruh OPD bisa memanfaatkan initentu seluruh keputusan jauh lebih presisi dibandingkan pakai ilmu kira-kira. Data 'center' ini kita harapkan jadi proses digitalisasi yang jauh lebih cepat," katanya.

Selain itu, Ganjar menyebut pusat data sebagai upaya mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik.

"Kami diminta untuk mendukung SPBE (sistem pemerintahan berbasis elektronik)dan sekarang mulai kami rapikan. Kalau dulu 'storage'-nya kurang, tempatnya terpisah, sekarang dipusatkan di sini dan kami didampingi BSSN," ujarnya.

Iaberharap upaya yang digawangi Dinas Kominfo Jateng tersebut dapat menjadi lompatan menuju sistem yang lebih canggih dan modern.

"Kami harapkan ini bisa dipakai untuk melakukan lompatan. Sudah dibuatkan, diberikan anggaran, maka harus ada 'value' dari sini sehingga 'output'-nya gedung, 'outcome'-nya adalah keputusan untuk masyarakat dan lebih cepat," katanya.

Sementara itu, Kepala BSSN Hinsa Siburian mengapresiasi langkah Gubernur Ganjar Pranowo dalam mendirikan pusat data.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Pemprov Jawa Tengah, kami sekarang sedang membangun pusat data nasional, nantinya akan lihat dan kami asistensi agar bisa terhubung dengan pusat data nasional," ujarnya.

Ia mengatakanPusat Data Provinsi Jateng adalah yang pertama dan resmi diluncurkan BSSN sehingga layak diapresiasi.

"Kalau kami masih menunggu pusat data nasional di tahun 2024 itu cukup lama. Sementara ini yang kami 'launching' secara resmi baru untuk Jawa Tengah, nanti kami lihat di tempat lain," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.