Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Finlandia Kirim Militer ke Perbatasan Rusia, Bangun Pagar Pembatas Kedua Negara

📅 Senin, 20 Nov 2023, 15:29 WIB | Oleh:
Finlandia Kirim Militer ke Perbatasan Rusia, Bangun Pagar Pembatas Kedua Negara Doc: RT/AFP/Lehtikuva/Miska Puumala
Ket. Kendaraan Pasukan Pertahanan Finlandia (FDF) di stasiun perbatasan Vartius di Kuhmo, Finlandia Timur, pada 19 November 2023.

MOSKOW - Finlandia telah mengerahkan tentara untuk membantu memperkuat pengawasan penyeberangan Vartius di perbatasan sepanjang 1.340 km dengan Rusia, media Rusia RT melaporkan.

Varius adalah salah satu dari empat penyeberangan yang tetap dibuka menyusul keputusan Helsinki yang memerintahkan menutup pintu masuk di bagian selatan. Rusia dituduh "menyalurkan" migran dan pencari suaka dari negara ketiga ke perbatasan Finlandia.

"Di stasiun perbatasan Vartius di Kuhmo, penghalang sementara sedang dibangun di kawasan perbatasan.Pasukan Pertahanan mendukung Penjaga Perbatasan dalam tugas-tugas konstruksi," kata Penjaga Perbatasan di X (Twitter), Minggu. Tentara tidak terlibat dalam kontrol perbatasan.

Direktur stasiun perbatasan Juoki Kinnunen mengatakan kepada lembaga penyiaran Finlandia Yle bahwa militer sedang memasang penghalang keamanan sementara di pos pemeriksaan.

Pada Sabtu, Finlandia menutup pintu masuk Vaalimaa, Nuijamaa, Imatra dan Niirala di tenggara negara itu, dengan alasan perlunya mencegah masuknya pencari suaka. Pihak berwenang melaporkan peningkatan penyeberangan ilegal, termasuk yang dilakukan oleh migran dari Suriah, Yaman, dan Irak.

Menteri Pertahanan Finlandia Antti Hakkanen menggambarkan penutupan tersebut sebagai"pesan yang sangat jelas kepada Rusia,"yang menurutnya menggunakan migran untuk"mempercepat krisis migran di Eropa dan menggoyahkan kesatuan negara tersebut."

Sementara Menteri Dalam Negeri Mari Rantanen berpendapat, Moskow mungkin "terganggu oleh sesuatu dalam aktivitas Finlandia."

Tindakan penutupan perbatasan ditentang oleh beberapa warga Finlandia, termasuk warga Rusia yang tinggal di Finlandia dan orang-orang dengan kewarganegaraan ganda. Beberapa ratus orang menggelar protes di Helsinki pada hari Minggu, mengecam "Tirai Besi" yang baru,menurut Euronews.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menolak tuduhan penggunaan migrasi sebagai senjata dan menyebut tuduhan itu "sama sekali tidak berdasar."

"Dalam sejarahnya, Rusia belum pernah mengancam Finlandia.Kami tidak punya alasan untuk melakukan konfrontasi," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pekan ini. Penutupan perbatasan akan menjadi "kesalahan besar" di pihak Helsinki, katanya.

Seperti negara anggota UE lainnya, Finlandia menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas konflik yang sedang berlangsung dengan Ukraina. Finlandia juga telah meninggalkan status non-blok dan bergabung dengan NATO pada April 2023.

Sementara itu, Rusia telah berulang kali menyebut berlanjutnya ekspansi blok militer pimpinan AS ke wilayah timur sebagai salah satu akar penyebab ketegangan saat ini dengan NATO.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.