Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film Bisu 'Samsara' Karya Garin Nugroho Bakal Tayang di Singapura

📅 Sabtu, 16 Mar 2024, 15:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Film Bisu 'Samsara' Karya Garin Nugroho Bakal Tayang di Singapura Doc: ANTARA/HO-Film Samsara
Ket. Gambar dari cuplikan adegan dalam film "Samsara".

JAKARTA - Film bisu hitam putih berjudul "Samsara" karya Garin Nugroho akan ditayangkan perdana di Esplanade Concert Hall, Singapura, pada 10 Mei 2024.

Menurut siaran pers yang diterima pada Sabtu (16/3), film yang dibintangi oleh aktor Ario Bayu dan penari keturunan Indonesia-Australia, Juliet Widyasari Burnett, itu merupakan hasil kolaborasi Cineria Films, Garin Workshop, dan Lynx Films bersama Esplanade-Theatres on the Bay Singapura dan Silurbarong.co dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

"Samsara terinspirasi dari kecintaan saya pada film klasik Jerman era 1920-an, Nesferatu (1922), dan Metropolis (1927), yang membawa saya kembali menggali tradisi lokal. Membuat karya ini bagi saya seperti memimpin dan menjalankan upacara tradisi yang hidup di berbagai wilayah Indonesia," kata Garin.

Garinmenyebut pembuatan "Samsara" sebagai upacara dengan berbagai profesi, termasuk juru rias, juru masak, juru panggung, penari, dan pemusik.

"Setiap upacara merepresentasikan kondisi sosial ekonomi dan lingkungan masyarakat, sehingga dalam proses kreatif Samsarasetiap pemain harus mampu membawa dalam dirinya situasi sosial budaya dalam penciptaan Samsara," tuturnya.

Film "Samsara" mengambil latar tempat di Bali tahun 1930-an, bercerita tentang seorang pria dari keluarga miskin yang ditolak lamarannya oleh orang tua kaya dari perempuan yang dia cintai.

Pria itu kemudian membuat perjanjian gaib dengan Raja Monyet dan melakukan ritual gelap untuk mendapatkan kekayaan. Namun, dalam prosesnya ritual itu justru menimbulkan penderitaan.

"Samsara" akan menampilkan banyak elemen pertunjukan tradisional Bali seperti orkestra gamelan, tari tradisional, topeng, dan wayang yang dipadukan dengan musik elektronik digital serta tari dan topeng kontemporer.

Produksi film melibatkan para seniman yang telah berpengalaman dan mendapatkan penghargaan atas karya-karyanya, termasuk produser Gita Fara dan Aldo Swastia, penata busana Retno Ratih Damayanti, penata artistik Vida Sylvia, sinematografer Batara Goempar, I.C.S., dan koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani (Bumi Bajra).

Film"Samsara" menampilkan seniman dan penari ternama Indonesia seperti Gus Bang Sada, Siko Setyanto, Maestro tari I Ketut Arini, Cok Sawitri, danAryani Willemsserta penari-penari dari Komunitas Bumi Bajradi Bali.

Pertunjukan Gamelan Bali untuk film itu dibawakan oleh Wayan Sudirana, komposer musik dan ahlietnomusikologi lulusan University of British Columbiadi Kanada yang telah mempelajari musik kuno Bali, musik klasik barat, serta musik tradisi dari Korea, Ghana, dan India.

Sedangkan musik elektronik digitalnya dibawakan oleh grup musik Gabber Modus Operandi, yaitu Kasimyn dan Ican Harem.

Musisi yang berkolaborasi dengan Bjorkdalam albumFossora (2022) itumenyajikan hasil persilangan dari beberapa genre musik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.