Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Program Prioritas! Apindo Warning Pemerintah Soal APBN

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 21:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Program Prioritas! Apindo Warning Pemerintah Soal APBN Doc: Antara.
Ket. Swasembada pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

JAKARTA - Efisiensi anggaran sangat penting karena memungkinkan pengalokasian sumber daya yang terbatas secara optimal untuk mencapai tujuan yang diinginkan, baik itu dalam konteks pemerintahan, bisnis, atau organisasi lainnya. 

Dengan efisiensi anggaran, pemborosan dapat ditekan, kualitas pelayanan dapat ditingkatkan, dan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dapat dimaksimalkan. 

Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana menilai program efisiensi anggaran oleh pemerintah akan memberikan kemanfaatan dukungan bagi program-program prioritas nasional.

Ia pun mendukung program efisiensi anggaran, asalkan dijalankan secara transparan dan akuntabel demi program yang berjalan secara tepat dan akurat.

“Sebelumnya belanja rapat dan belanja koordinasi terlalu buang-buang anggaran. Dengan efisiensi anggaran akan memberikan kemanfaatan dukungan bagi program-program prioritas,” ujar Danang saat dihubungi di Jakarta, Jumat (13/6).

Di sisi lain, dia tidak memungkiri program efisiensi anggaran akan memberikan dampak terhadap sektor-sektor industri tertentu di dalam negeri.

Ia merekomendasikan, para stakeholders untuk memperhitungkan sektor-sektor yang terdampak langsung agar dunia usaha tetap bisa bertahan, misalnya sektor pariwisata yang meliputi perhotelan dan transportasi.

“Terkait dengan dampak pada sektor dunia usaha itu yang harus diminimalisir. Saya yakin pemerintah sudah menghitung analisa dampak atau risiko,” ujar Danang.

Dalam program efisiensi anggaran, ia mengingatkan untuk melakukan kontrol terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) agar program berjalan secara tepat dan akurat.

“Yang urgent juga adalah kontrol terhadap KKN, karena berapapun efisiensi yang dilakukan, tapi kalau penyelewengan pemasukan dan pengeluaran belanja tidak terkontrol, maka program efisiensi itu tidak akan ada manfaatnya,” ujar Danang.

Dalam kesempatan ini, Danang memberikan dukungannya terhadap program efisiensi anggaran seiring dengan alokasi anggaran yang tidak akurat dan tepat sasaran pada masa-masa sebelumnya.

Program efisiensi anggaran tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Peraturan tersebut telah ditetapkan dan mulai berlaku pada 22 Januari 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.