Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dugaan Keracunan Massal, Pemkab Muaro Jambi Ingatkan Pengelola Dapur MBG Perketat SOP

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 09:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dugaan Keracunan Massal, Pemkab Muaro Jambi Ingatkan Pengelola Dapur MBG Perketat SOP Doc: ANTARA
Ket. Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono tegaskan pengelola dapur MBG taat prosedur operasi cegah kejadian keracunan makanan terulang, Sabtu (31/1/2026).

KABUPATEN MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengingatkan pengelola dapur makan bergizi gratis (MBG) agar mematuhi dan memperketat standar operasional prosedur (SOP) guna menjamin keamanan setelah kasus dugaan keracunan massal yang menimpa seratusan pelajar di wilayah tersebut.

"Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku pengelola MBG wajib menjamin kebersihan dan kualitas bahan makanan serta standar gizi. SOP harus benar-benar dijalankan," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi Budhi Hartono di Sengeti, Sabtu (31/1).

Ia menilai insiden ini terjadi akibat abai terhadap penerapan SOP penyediaan makanan oleh pihak pengelola, karena kalau dijalankan secara benar tidak akan terjadi insiden tersebut.

"Kami hentikan sementara layanan makan bergizi gratis di sekolah, sambil menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium sampel makanan,"ungkapnya.

Pemerintah daerah kini turut fokus membantu Satuan Tugas (Satgas) Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan pendalaman kasus tersebut, tetapi keputusan tetap pada pihak terkait yang berwenang.

Sementara itu, Direktur RSUD Ahmad Ripin Agus Subakti membenarkan hingga Sabtu siang sebanyak 70 pasien masih dirawat, 48 rawat jalan, dan dua orang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher di Kota Jambi.

Namun, hasil observasi 30 pasien yang dirawat dijadwalkan sudah bisa pulang Sabtu sore karena kondisinya membaik.

Agus menambahkan terdapat tambahan delapan pasien baru dari salah satu pondok pesantren.

Sekretaris Satgas MBG Provinsi Jambi Johansyah memastikan operasional dapur tetap ditutup hingga tim terkait menyatakan kondisi benar-benar aman.

Terkait sampel makanan, sampai saat ini petugas laboratorium Dinkes Kabupaten Muaro Jambi masih melakukan proses penelitian. 

"Proses investigasi masih berjalan. Operasional dapur akan dievaluasi kembali, dan diberhentikan sementara sampai investigasi selesai dan dinyatakan aman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.