Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Rejang Lebong Dorong Pengembangan Batik Kaganga Arum

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 06:50 WIB | Oleh:
DPRD Rejang Lebong Dorong Pengembangan Batik Kaganga Arum Doc: antara foto
Ket. Pengembangan batik Kaganga Arum lewat ajang Hekrafnas 2025 di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

BENGKULU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu mendorong pengembangan Batik Kaganga Arum sebagai salah satu produk ekonomi kreatif daerah itu.

"Saya bangga melihat langsung kreativitas anak muda kita dalam mendesain Batik Kaganga Arum. Saya mendukung pengembangan Batik Kaganga Arum agar dapat dilestarikan, karena memiliki ciri khas daerah yang patut dibanggakan," kata Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong Pera Haryani saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu (1/11).

Ia bangga terhadap produk batik lokal dari Kabupaten Rejang Lebong ini saat turut menyaksikan peragaan busana Batik Kaganga Arum di ajang Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2025 di Semarang, Jawa Tengah.

"Partisipasi anak muda Kabupaten Rejang Lebong dalam ajang Hekrafnas 2025 ini tampil cukup baik dan bisa memukau orang yang menyaksikannya," terang dia.

Pada ajang Hekrafnas 2025 tersebut, kata dia, anak muda Rejang Lebong berhasil menampilkan Batik Kaganga Arum, batik khas daerah yang didesain secara kreatif dan inovatif untuk peragaan busana.

Desain Batik Kaganga Arum yang ditampilkan kalangan anak muda Rejang Lebong pada ajang ini menonjolkan ciri khas daerah, dan diharapkannya dapat menjadi motivasi bagi anak muda lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi.

"Semoga dengan adanya acara seperti ini, anak muda kita lebih semangat lagi untuk selalu mempunyai ide untuk berkreasi. Saya yakin, dengan aktifnya kita ikut kegiatan seperti ini, nantinya fesyen kita juga bisa terkenal di kancah nasional," tegasnya.

Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) setiap tahunnya jatuh setiap 24 Oktober, di mana pada tahun ini dipusatkan di Semarang, Jawa Tengah.

Peringatan Hekrafnas menjadi ajang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan kreativitas dan inovasi mereka, serta memperkuat jaringan dan kerja sama antar industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.