Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DLH DKI Bersama Disdik Tingkatkan Edukasi Pilah Sampah

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 21:28 WIB | Oleh:
DLH DKI Bersama Disdik Tingkatkan Edukasi Pilah Sampah Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Arsip foto - Petugas bank sampah memberikan buku tabungan kepada anak sekolah di Bank Sampah 58, Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa (29/10).

JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggandeng Dinas Pendidikan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) untuk meningkatkan edukasi memilah sampah sejak usia sekolah.

"Masyarakat membandingkan seperti di Jepang, bahkan anak-anaknya sejak PAUD sudah diberi pendidikan memilah sampah. Maka dari itu 'ayo' (membuat perubahan)," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat.

Terkait upaya menumbuhkan budaya memilah sampah, kata dia, hal tersebut perlu kolaborasi antarpihak. Misalnya, Dinas Pendidikan (Disdik) yang mungkin bisa memberikan pembelajaran kepada anak usia sekolah terkait pemilahan sampah.

Dengan kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya sadar tentang pemilahan sampah, Asep pun mengakui bahwa sosialisasi ke masyarakat khususnya pada anak-anak belum masif.

"Kalau dalam strata persampahan, meminta masyarakat memilah sampah itu strata tertinggi. Makanya pelan-pelan. Orang selalu membandingkan dengan negara luar seperti Jepang, Singapura, tapi disuruh pilah sampah nggak mau," kata Asep.

Untuk itu, Asep mengatakan, retribusi sampah dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap budaya pemilahan sampah.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Asep berharap masyarakat nantinya bisa tersadarkan dan mau memilah sampahnya dari rumah.

"Kalau polanya cuma mengandalkan tukang gerobak sampah, selamanya Jakarta akan kayak begini. Kalau mau berubah, maka harus ada upaya. Kita kasih 'effort' sedikit dengan retribusi,” kata Asep.

Apabila masyarakat dewasa sudah memiliki kesadaran memilah sampah, harapannya adalah budaya tersebut akan terus berkembang ke anak-anak. "Sehingga nantinya sampah Jakarta bisa terkelola dengan cepat dan baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.