Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ditjen Hubdat Dorong Implementasi Pilar Ketiga Rencana Umum Nasional Keselamatan LLAJ

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Ditjen Hubdat Dorong Implementasi Pilar Ketiga Rencana Umum Nasional Keselamatan LLAJ Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA — Sebagai lead sector pada pilar ketiga Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yaitu Kendaraan yang Berkeselamatan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terus memperkuat berbagai program strategis untuk meningkatkan keselamatan kendaraan dan pengguna jalan di Indonesia. 

"Tugas kita adalah melahirkan kendaraan yang benar-benar menjamin keselamatan di jalan serta melalui tugas dan fungsi pengujian kendaraan secara berkala kami memastikan setiap kendaraan memenuhi standar yang aman, layak dan andal," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan saat memberikan opening speech pada kegiatan Focus Group Discussion bertema “Membangun Ekosistem Keselamatan Jalan Berbasis Teknologi: Dari Kebijakan ke Implementasi”, di Jakarta kemarin.

Kegiatan tersebut digelar secara daring pada Selasa (4/11) dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mendorong pemanfaatan teknologi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Ia menambahkan upaya yang tengah dilakukan saat ini mencakup pembangunan Proving Ground BPLJSKB, pelaksanaan uji tipe kendaraan bermotor, pemberian bantuan teknis alat uji berkala dan akreditasi bagi Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB). 

"Selain itu, kami juga mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU), melakukan pengawasan dan penindakan terhadap muatan kendaraan barang di UPPKB, jalan tol, dan kawasan industri, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi pengemudi kendaraan barang serta SDM logistik," jelasnya.

Ia menuturkan kondisi keselamatan transportasi darat saat ini masih cukup memprihatinkan. Apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan dampak yang luas terhadap beberapa aspek seperti kemiskinan, sosial, serta budaya masyarakat.

Pada kesempatan ini juga Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Ernita Titis Dewi menyampaikan tugas dan fungsi Ditjen Hubdat dalam mewujudkan kendaraan yang berkeselamatan.

“Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menjadi lead sector dalam pengawasan, pengendalian, dan penindakan guna memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan memenuhi standar keselamatan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Akademisi Transportasi Siti Malkhamah menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dalam meningkatkan keselamatan jalan. Penerapan teknologi pada infrastruktur jalan bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dengan memberikan informasi, peringatan dini, serta perlindungan bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pengguna yang rentan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi konflik lalu lintas serta menurunkan risiko dan dampak kecelakaan.

“Melalui inovasi teknologi, kami ingin memastikan setiap pengguna jalan dapat berkendara dengan lebih aman, nyaman, dan terlindungi,” katanya.

Sejalan dengan itu, Direktur Sistem dan Layanan Integrasi Transportasi Antarmoda, Amirulloh menyatakan penggunaan teknologi dapat memudahkan implementasi edukasi keselamatan kepada masyarakat. “Perkembangan teknologi yang pesat membuat edukasi keselamatan berkendara dapat disampaikan dengan lebih mudah, efektif, dan cepat melalui konten digital yang menarik, interaktif, serta mudah diakses," terangnya.

Melalui forum ini, pemerintah, akademisi, aparat penegak hukum, pelaku industri transportasi, dan komunitas pengguna jalan dapat bertukar ide dan praktik baik dalam mewujudkan lima pilar keselamatan jalan sebagaimana diamanatkan dalam Decade of Action for Road Safety.

FGD ini diharapkan menghasilkan rumusan strategis, rekomendasi kebijakan, dan rencana aksi yang konkret dalam membangun sistem keselamatan jalan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

Dengan terbangunnya kesepahaman lintas sektor, forum ini menjadi pijakan nyata untuk menciptakan transportasi jalan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan nasional di bidang keselamatan transportasi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.