Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinsos Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Penyaluran Bansos

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 16:05 WIB | Oleh:
Dinsos Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Penyaluran Bansos Doc: ANTARA/ Try Mustika
Ket. Dinas Sosial Kota Pangkalpinang meluncurkan aplikasi Siap Bos untuk memudahkan penyaluran bantuan sosial sehingga bisa tepat sasaran. Selasa (15/8).

PANGKALPINANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan aplikasi sistem informasi pendataan bantuan sosial (Siap Bos) yang berisi data terpadu untuk memudahkan penyaluran bantuan sosial.

"Aplikasi ini berisi seluruh data warga yang berhak menerima bantuan sosial (bansos), kehadiran aplikasi ini diharapkan akan mampu meningkatkan ketepatan sasaran dalam penyaluran bansos," kata Kepala Dinsos Kota Pangkalpinang Khotaman Barkah di Pangkalpinang, Selasa.

Menurut dia, adanya aplikasi tersebut Pemkot Pangkalpinang memiliki data terpadu yang akan mempermudah dalam penyajian data sehingga pemanfaatan dan pemrograman menjadi lebih mudah, tepat sasaran dan tepat guna.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memberikan prioritas dalam penyusunan data kemiskinan dan penyandang disabilitas guna mendukung upaya pemerintah dalam penyaluran bantuan.

"Untuk saat ini aplikasi belum bisa diunduh karena masih dalam bentuk tampilan website, namun ke depan akan terus kami lakukan perbaikan untuk memudahkan dalam pemanfaatan," katanya.

Jika telah dilakukan perbaikan, ia berharap masyarakat yang belum terdata untuk bisa berperan aktif memasukkan data ke aplikasi itu, agar mempermudah dinas sosial dalam proses penyaluran Bansos.

"Untuk sekarang aplikasi ini masih dalam bentuk website, kami juga akan melaksanakan bimbingan teknis kepada para pekerja sosial masyarakat agar memahami tata cara input data masyarakat," katanya.

Dengan aplikasi yang telah diluncurkan itu diharapkan ke depan tidak ada lagi tumpang tindih penyaluran bantuan sosial sehingga bantuan semakin merata dan tepat sasaran.

"Berbagai perbaikan terus kami lakukan agar aplikasi ini semakin lengkap dan bagi warga yang belum terdata bisa memasukkan datanya melalui aplikasi tersebut, sehingga nanti jika ada program bantuan sosial mudah untuk disalurkan sesuai peruntukkan," katanya.

Ia mengatakan dalam perencanaan awal pembuatan aplikasi tersebut dibutuhkan waktu sekitar dua bulan yang dibantu Dinas Kominfo, sedangkan menu dan ide tampilan berdasarkan masukan dan kebutuhan dari Dinsos.

"Ini merupakan salah satu bentuk inovasi kita untuk memudahkan penyaluran bansos karena melalui aplikasi ini seluruh data yang dibutuhkan sudah cukup lengkap dan detail dengan harapan ke depan tidak ada lagi bantuan yang tidak tepat sasaran," demikianKhotaman Barkah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.