Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Kediri catat belasan warga terkena Chikungunya

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 22:31 WIB | Oleh:
Dinkes Kediri catat belasan warga terkena Chikungunya Doc: ANTARA/Asmaul
Ket. Warga Kediri Jawa Timur yang terkena Chikungunya. Penyakit ini ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Kediri, 07/1  - Dinas Kesehatan Kota Kediri Jawa Timur mencatat ada belasan warga di Kota Kediri yang terkena Chikungunya, yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan Kota Kediri Hendik Suprianto saat dikonfirmasi di Kediri Selasa mengungkapkan, dari laporan yang masuk ada dua daerah yang terdapat laporan warga terkena Chikungunya.

"Ada 17 orang warga yang dilaporkan Chikungunya. Di Kelurahan Blabak ada 12 warga, dan di Kelurahan Bawang ada lima warga," katanya.

Pihaknya sudah meminta kader dan warga untuk waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Dinkes mengimbau untuk menggiatkan upaya pencegahan demam berdarah dan Chikungunya ini.

"Pada kader dan warga masyarakat kami imbau waspada dengan menggiatkan upaya pencegahan DBD dan Chikungunya dengan melakukan gerakan PSN 3 M secara rutin dan berkesinambungan. Jangan biarkan nyamuk berkembang biak di sekitar kita," katanya.

Lurah Blabak Kota Kediri Rizky Zakaria mengatakan, ada belasan warga di daerahnya yang terjangkit Chikungunya ini. Mereka berasal dari beberapa RT di wilayah Kelurahan Blabak Kota Kediri.

Ia menjelaskan, warga yang terkena ada yang usia anak-anak hingga dewasa. Mereka juga berobat ke puskesmas, namun untuk penyembuhan memilih di rumah masing-masing.

"Laporan ke kelurahan itu pekan lalu, warga berobatnya ke puskesmas dan semua saat ini di rumah. Ada yang tidak bisa jalan, ini melanda usia anak-anak hingga dewasa," katanya.

Ia menyebutkan, kondisi warganya yang terkena Chikungunya tersebut saat ini sudah berangsur-angsur membaik. Awalnya, mereka merasa persendian ngilu, sehingga sulit untuk bergerak.

Namun, ia menyebut dari puskesmas juga selalu memantau kondisi kesehatan warga terlebih lagi yang terkena Chikungunya.

Warga juga diajak untuk aktif dengan PSN 3 M, yakni pemberantasan sarang nyamuk dan disertai dengan 3 M yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, hingga memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Pihak kelurahan juga telah menghubungkan dengan instansi terkait untuk dilakukan pengasapan sebagai upaya pencegahan penyebaran nyamuk penyebab Chikungunya tersebut.

"Kemarin juga diadakan survei oleh kader kesehatan, hari ini dilakukan analisa oleh petugas kesehatan," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga yang terkena Chikungunya, Agus mengaku dirinya awalnya merasa badan demam hingga tiga hari kemudian muncul bintik-bintik merah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.