Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas ESDM Kaltim Kolaborasi Pulihkan Area Bencana Eks Tambang Ilegal

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 21:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas ESDM Kaltim Kolaborasi Pulihkan Area Bencana Eks Tambang Ilegal Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto (tengah) saat meninjau lokasi bencana di Desa Purwajaya Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara.

SAMARINDA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur (Kaltim) berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan wilayah Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdampak bencana longsor akibat curah hujan tinggi dan bekas aktivitas tambang ilegal.

"Longsoran tersebut menyebabkan tertutupnya aliran sungai, mengakibatkan banjir yang merendam 64 rumah warga selama lebih dari tiga hari," kata Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto di Loa Janan Kutai Kartanegara, Minggu (18/5).

Pihaknya turun langsung ke lokasi bencana bersama Kepala Desa Purwajaya serta perwakilan dari PT ABK dan PT IBP untuk meninjau dampak dan merencanakan langkah-langkah normalisasi sungai.

Banjir tersebut tidak hanya merendam puluhan rumah, di mana 15 di antaranya mengalami kerusakan berat hingga tidak layak huni, tetapi juga mengisolasi 238 jiwa.

Selain itu, lahan pertanian seluas setengah hingga dua kilometer di sepanjang jalur sungai Jatah Margamulya Loa Janan yang menjadi sumber penghidupan bagi sekitar 700 kepala keluarga dengan 1.700 jiwa juga terendam banjir.

Dalam tinjauan tersebut, pemerintah setempat memberikan dukungan berupa beberapa kebutuhan mendesak untuk mempercepat pemulihan kondisi wilayah.

Kebutuhan tersebut meliputi penggunaan alat berat jenis ekskavator lengan panjang untuk membersihkan material longsoran yang menutup sungai. Kemudian, dukungan bahan bakar untuk mini ekskavator dan genset milik warga juga menjadi prioritas untuk membantu aktivitas sehari-hari dan upaya pembersihan skala kecil.

"Evakuasi dan mitigasi bencana di wilayah terdampak juga menjadi perhatian utama untuk menjamin keselamatan warga," Ujar Bambang.

Sebagai langkah awal, tim gabungan bakal menjebol tanggul darurat yang terbentuk akibat longsoran. Upaya ini diharapkan dapat menjadi jalur aliran air sementara, mengurangi genangan, dan mempercepat surutnya banjir.

Bambang menyatakan komitmennya untuk mengkoordinasikan seluruh sumber daya yang ada agar aliran sungai dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat pulih secepat mungkin.

"Aksi kolaboratif ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam mengatasi dampak buruk aktivitas pertambangan ilegal dan bencana alam," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.