Di Tengah Ketidakpastian Global, Kemendag Fokus Pengamanan Pasar Dalam Negeri dan Perluasan Ekspor pada 2026
📅 Senin, 14 Jul 2025, 13:18 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menyatakan program kerja utama kementeriannya untuk saat ini mencakup pengamanan pasar dalam negeri hingga memperluas pasar ekspor pada tahun 2026.
“Dalam rangka mencapai indikator pencapaian (perekonomian nasional), Kementerian Perdagangan memiliki tiga prioritas utama, dan pertama adalah pengamanan pasar dalam negeri,” kata Wamendag Roro dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/6).
Adapun prioritas pengamanan pasar domestik, lanjut Roro, diupayakan melalui peningkatan perdagangan antarwilayah, optimalisasi sarana perdagangan, fasilitasi pengembangan dan sertifikasi produk, dan peningkatan pemberdayaan konsumen.
“Selain itu, pengawasan perdagangan, kepastian dan kemudahan usaha, pengembangan produk dalam negeri secara keseluruhan, dan tindakan pengamanan perdagangan,” ujar dia.
Lebih lanjut, prioritas Kemendag untuk memperluas pasar ekspor produk Indonesia adalah dengan penguatan diplomasi perdagangan internasional dan peningkatan promosi serta informasi ekspor.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Di tengah ketidakpastian ini, ini merupakan salah satu hal yang didorong oleh kami di Kemendag untuk membuka akses pasar luar negeri, yang juga beriringan dengan ratifikasi dari beberapa perjanjian perdagangan internasional,” kata Roro.
“Terakhir adalah peningkatan UMKM BISA (Berani Inovasi, Siap Adaptasi) Ekspor, yang mengedepankan peningkatan inovasi desain hingga peningkatan peran agregator,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kemendag baru saja mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp886,63 miliar untuk menjalankan program-program dan operasional pada tahun 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rencana alokasi usulan tambahan anggaran tahun depan ini nantinya juga terbagi dalam tiga program prioritas utama Kemendag yaitu program perdagangan dalam negeri, program perdagangan luar negeri, dan program dukungan manajemen.
Dalam program perdagangan dalam negeri, Wamendag Roro mengatakan pihaknya membaginya lagi menjadi tiga sub utama yaitu pengembangan dan pengelolaan sarana perdagangan dan logistik; penguatan kegiatan pengembangan kebijakan dan pemberdayaan konsumen; dan pelaksanaan pengembangan perdagangan berjangka komoditi.
Selanjutnya pada program perdagangan luar negeri, Kemendag akan fokus pada peningkatan ekspor; penyelesaian perjanjian-perjanjian dagang internasional; dan program kajian kebijakan.
“Lalu pada program dukungan manajemen adalah penguatan infrastruktur melalui pengembangan data dan informasi perdagangan, Sistem Terpadu Perdagangan, serta Satu Data Perdagangan,” kata Roro.
“Kedua adalah dukungan sarana dan prasarana perkantoran melalui pemeliharaan dan peningkatan fasilitas gedung,” imbuhnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!