Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desain Unik Sekolah Gurun di India Tawarkan Kesejukan dari Panas Terik

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Desain Unik Sekolah Gurun di India Tawarkan Kesejukan dari Panas Terik Doc: AFP/Idrees MOHAMMED
Ket. Sekolah Unik l Murid sekolah putri Rajkumari Ratnavati bernama Khushboo Kumari bersiap untuk pergi sekolah di Kota Jaisalmer, Rajasthan, India, pada awal Agustus lalu. Karena Jaisalmer merupakan kota gurun, arsitektural sekolah putri tempat Khushboo Kumari belajar dirancang secara unik agar bisa membantu pendinginan alami.

Di tengah teriknya gurun Thar di India dengan suhu tertinggi di musim panas mencapai di atas 50 derajat Celsius, sebuah sekolah dengan rancangan arsitektur memukau ini menjadi oase kesejukan berkat kombinasi teknik kuno dan desain modern.

Sekolah putri Rajkumari Ratnavati menggunakan batu pasir kuning yang sama dengan benteng abad ke-12 di dekat Jaisalmer di Negara Bagian Rajasthan, India barat, yang dijuluki "kota emas" karena warna batunya.

Seperti benteng, sekolah ini memiliki dinding puing-puing tebal yang membantu memantulkan kembali panas, sementara bagian dalamnya dilapisi kapur, bahan berpori yang mengatur kelembapan dan membantu pendinginan alami.

Berbeda dengan benteng kuno, atapnya dilapisi panel surya, yang menyediakan seluruh listrik sekolah di area yang sering terjadi pemadaman listrik.

Suhu di dalam sekolah yang dirancang oleh arsitek Diana Kellogg yang berbasis di AS dan dibangun oleh pengrajin lokal yang banyak di antaranya adalah orang tua murid, bisa 20 persen lebih rendah dibandingkan suhu di luar.

"Saya senang bersekolah," ucap Khushboo Kumari, delapan tahun, salah satu dari 170 siswa dari sekolah putri itu. "Udaranya terasa seperti berasal dari AC," imbuh dia.

Ruang kelas sekolah disusun mengelilingi halaman elips terbuka menyerupai koloseum Romawi, dan dinding dengan kisi-kisi ventilasi menciptakan keteduhan sekaligus memungkinkan aliran udara yang sejuk. Jendela yang ditinggikan memungkinkan udara panas keluar saat naik, sementara air hujan ditampung dari atap datarnya.

Di beberapa tempat, dindingnya dipenuhi lubang-lubang, sebuah teknik yang dikenal dengan istilah jali yang secara tradisional digunakan untuk menjaga kesopanan, melindungi perempuan dari pandangan dalam masyarakat konservatif. Di sekolah ini, jali digunakan untuk meningkatkan ventilasi, menciptakan angin sepoi-sepoi yang disalurkan oleh bentuk bangunan oval.

"Ada ventilasi silang," kata pengawas sekolah Rajinder Singh Bhati, 29 tahun. "Ubin putih di teras memantulkan sinar matahari. Ini benar-benar ramah lingkungan," imbuh dia.

India tahun ini dilanda gelombang panas terlama, menurut pakar cuaca pemerintah. Suhunya bisa melonjak di atas 50 derajat Celsius dan ada peringatan bahwa orang-orang akan menghadapi panas yang semakin menyengat di masa depan.

Manohar Lal, 32 tahun, ayah dari Khushboo, mengatakan para siswa amat menantikan belajar di kelas sekolah ini karena suasananya yang relatif keren.

"Sering terjadi pemadaman listrik di Rajasthan, dan anak-anak harus menderita karena suhu mencapai hampir 50 derajat Celsius di musim panas," kata Lal di luar rumah sederhananya yang terbuat dari lumpur dan batu bata, yang tidak memiliki kipas angin di langit-langit.

"Tetapi tidak ada kekhawatiran seperti itu di sekolah karena didukung oleh energi surya. Lancar dan sejuk, itulah sebabnya anak-anak senang pergi ke sekolah," imbuh dia.

Seperti Surga

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.