Denmark Beli Senjata Jarak Jauh Usai Merasa Terancam dengan Rusia
📅 Kamis, 18 Sep 2025, 21:56 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Getty Images
ISTANBUL - Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengumumkan bahwa pemerintahnya membeli senjata presisi jarak jauh untuk "menakut-nakuti Rusia," menurut laporan media setempat, DR.
"Pemerintah telah mengambil keputusan prinsipil bahwa untuk pertama kalinya, Denmark akan membangun kapasitas militer dengan senjata presisi jarak jauh yang mampu menghantam target dari jarak jauh dan menangkis ancaman rudal musuh," kata Frederiksen dalam konferensi pers pada Rabu (17/9).
Seraya menekankan bahwa perang di Ukraina tengah "menggeser batas-batas," dia menilai Rusia akan tetap menjadi ancaman "selama bertahun-tahun ke depan." Namun, dia menegaskan saat ini tidak ada ancaman konkret serangan Rusia.
"Senjata baru yang akan dimiliki Angkatan Bersenjata Denmark dibeli untuk menakut-nakuti Rusia. Keamanan kita bergantung pada kemampuan membela diri," kata Frederiksen, menegaskan.
Duta Besar Rusia untuk Denmark Vladimir Barbin menyebut pengumuman itu "benar-benar gila," menurut pernyataan yang dikutip oleh DR.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mulai sekarang, kita harus berasumsi bahwa Denmark tak hanya mempertimbangkan kemungkinan konfrontasi militer secara langsung dengan Rusia, tetapi juga tengah mempersiapkan skenario tersebut," kata dia.
Dia menegaskan bahwa Rusia "tidak diragukan lagi" akan memperhitungkan pernyataan Denmark itu dan bahwa "tak seorang pun" di dunia pernah mempertimbangkan untuk "secara terbuka mengancam sebuah (negara dengan) kekuatan nuklir."
Pekan lalu, Denmark mengumumkan pembelian sistem pertahanan udara berbasis darat senilai 58 miliar krona atau sekitar Rp150 triliun, angka terbesar dalam sejarah pembelian senjata di negara itu. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!