Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demi Capai Target Efisiensi Energi, PT KAI Pasang 103 Titik PLTS

📅 Senin, 02 Mar 2026, 14:32 WIB | Oleh:
Demi Capai Target Efisiensi Energi, PT KAI Pasang 103 Titik PLTS Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada 103 titik operasional. Pemasangan panel energi terbarukan merupakan bentuk komitmen jangka panjang untuk membantu kebijakan proses transisi energi nasional.

Total kapasitas daya listrik dari pembangkit tersebut sekarang sudah mencapai angka akumulasi sebesar 4.450,65 kilowatt peak. Target perluasan mencakup 113 lokasi kerja melalui tambahan daya sebesar 500 kilowatt peak sepanjang periode tahun 2026.

Program konversi energi surya ini diklaim mampu membantu mencapai efisiensi penggunaan anggaran untuk kebutuhan operasional harian. Implementasi energi alternatif turut dilakukan guna mendukung pemerintah dalam mengurangi dampak polusi karbon akibat aktivitas pembakaran fosil.

“Pemasangan PLTS kami lakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di setiap lokasi. Selain membantu efisiensi energi, langkah ini juga berkontribusi dalam menekan emisi dari aktivitas operasional sehari-hari,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/3).

Sistem instalasi tenaga surya yang telah beroperasi saat ini diperkirakan dapat menghasilkan energi listrik sebanyak 6,2 Gigawatt hour. Potensi tenaga matahari pada setiap lokasi sangat menentukan total jumlah pasokan daya yang akan didistribusikan secara mandiri.

Pengoperasian teknologi ramah lingkungan tersebut secara perlahan diyakini dapat menurunkan emisi gas karbon hingga lebih dari 5.000 ton. Besaran estimasi angka emisi karbon ini dihitung menggunakan rataan standar nasional yaitu sekitar 0,85 ton per Megawatt.

Penggunaan energi bersih pada fasilitas perkeretaapian bermanfaat untuk menguatkan aspek ketahanan ketersediaan daya bagi kelancaran operasional internal. Fasilitas sistem energi baru ini efektif digunakan guna memasok daya listrik yang memadai khususnya selama jam kerja siang.

Berdasarkan data tercatat setidaknya 62 stasiun besar dan sepuluh balai yasa saat ini resmi menggunakan teknologi surya tersebut. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya meliputi 12 gedung kantor utama serta pusat dokumentasi atau record center di wilayah Jakarta.

Pemasangan unit panel surya juga menyasar pada enam depo lokomotif serta sepuluh bangunan griya karya milik perusahaan perkeretaapian. Lokasi lainnya mencakup bangunan balai yasa dan pusat record center yang tersebar luas pada beberapa daerah wilayah kerja.

“Keberlanjutan bagi kami adalah arah jangka panjang perusahaan. Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api yang melayani masyarakat juga membawa dampak positif bagi lingkungan,” kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.