Cokelat Toblerone Dilarang Pakai Gambar Gunung Swiss di Kemasannya
📅 Senin, 06 Mar 2023, 10:10 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ST/UNSPLASH
BERN - Citra puncak gunung Matterhorn akan segera hilang dari kemasancokelat batangan Toblerone karena pemilik merek AS tersebut memindahkan sebagian produksinya ke luar Swiss.
The Straits Times mengutip surat kabar Swiss Aargauer Zeitung yang melaporkan bahwa Mondelez International Inc yang memproduksi coklat batangan berbentuk segitiga, tengah mengubah desain kemasannya yang awalnya bergambar gunung di Swiss agar tidak melanggar undang-undang Swiss.
Mondelez mengungkapkan tahun lalu pihaknya berencana memindahkan beberapa produksi Toblerone ke ibu kota Slovakia, Bratislava.Perusahaan itu mengubah desain kemasan dengan menggambarkan gunung yang lebih umum daripada gunung Matterhorn yang terkenal itu, kata surat kabar itu.
"Desain ulang kemasan memperkenalkan logo gunung yang dimodernisasi dan disederhanakan yang selaras dengan estetika geometris dan segitiga," kata juru bicara Mondelez kepada Aargauer Zeitung. Tagline di kemasan Toblerone kini akan berbunyi "didirikan di Swiss", bukan "dari Swiss".
Di bawah Swissness Act Swiss yang disahkan pada 2017, simbol nasional dan salib Swiss tidak diizinkan pada kemasan produk yang tidak memenuhi kriteria Swiss.
Sebaiknya Anda baca juga:
Undang-undang tersebut menetapkan bahan makanan yang menggunakan simbol nasional Swiss atau mengklaim sebagai "buatan Swiss" harus memiliki setidaknya 80 persen bahan baku produk berasal dari Swiss dan 100 persen untuk susu dan produk susu.
Pekerjaan penting untuk menghasilkan produk buatan Swiss juga harus dilakukan di Swiss.Pengecualian dibuat untuk bahan mentah yang tidak ditemukan di Swiss, seperti kakao.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!