Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keyakinan Konsumen Mulai Luntur, Pertumbuhan Ekonomi Terancam Kehilangan Penopang

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 13:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keyakinan Konsumen Mulai Luntur, Pertumbuhan Ekonomi Terancam Kehilangan Penopang Doc: Antara.
Ket. Bank Indonesia.

JAKARTA - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang turun mencerminkan melemahnya optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek di masa depan. 

Penurunan ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya harga kebutuhan pokok, ketidakpastian global, pelemahan nilai tukar, hingga kekhawatiran atas stabilitas pekerjaan dan pendapatan.

Dampaknya cukup luas, karena konsumsi rumah tangga merupakan penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Jika konsumen lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya, sektor ritel, manufaktur, hingga pariwisata bisa terdampak. 

Hal ini juga berpotensi menekan kinerja pertumbuhan ekonomi kuartalan.

Namun, pelemahan IKK juga dapat menjadi sinyal bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat stimulus, menjaga stabilitas harga, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas. 

Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2025 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia tetap terjaga, sebagaimana tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada pada level optimis (indeks >100) sebesar 117,2.

IKK pada Agustus 2025 tersebut sedikit lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 118,1.

“Terjaganya keyakinan konsumen pada Agustus 2025 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap berada pada level optimis,” kata Direktur Eksekutif​ Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

IKE Agustus 2025 tercatat sebesar 105,1, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 106,6.

Dalam hasil survei, BI mencatat terjaganya IKE bersumber dari komponen Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang tercatat di level optimis masing-masing sebesar 116,9 dan 105,1.

Sedangkan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) berada di level pesimis sebesar 93,2.

Selanjutnya, IEK pada periode yang sama tercatat sebesar 129,2, relatif stabil dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 129,6.

IEK Agustus 2025 didukung oleh Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP) dan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) tercatat masing-masing sebesar 136,7 dan 128,2, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 136,4 dan 127,5.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.