Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Buaya Naik ke Darat, Damkar dan Warga Bintan Pasang Perangkap

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 16:30 WIB | Oleh:
Cegah Buaya Naik ke Darat, Damkar dan Warga Bintan Pasang Perangkap Doc: (ANTARA/Ogen)
Ket. Seekor buaya muara berukuran lebih kurang satu setengah meter muncul di belakang rumah warga di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa (12/11).

TANJUNGPINANG - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) bersama warga sekitar memasang perangkap jaring dan alat pancing lengkap dengan umpan untuk mencegah buaya muara naik ke darat.

Hal ini dilakukan menyusul adanya seekor buaya muara berukuran lebih kurang satu setengah meter muncul tepat di belakang rumah warga yang juga Ketua RT Lilik di Jalan Semen Tekojo Kecamatan Bintan Timur, pada Selasa sekitar pukul 10:00 WIB.

"Setelah menerima laporan kemunculan buaya tersebut, tim damkar langsung turun ke lokasi untuk proses evakuasi, namun upaya penangkapan belum berhasil karena buaya itu buru-buru masuk ke rawa," kata Kepala UPTD Damkar Kecamatan Bintan Timur Nurwendi.

Ia menyebut di belakang rumah warga itu memang terdapat rawa-rawa yang terhubung dengan sungai aliran air laut. Di lokasi itu memang menjadi salah satu habitat buaya muara.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak warga sekitar memasang perangkap jaring untuk mencegah sekaligus menangkap buaya muara yang kerap berkeliaran di rawa-rawa tersebut.

"Kami minta warga segera melapor ke damkar apabila ada buaya masuk perangkap guna dievakuasi atau ditangkap," ujar Nurwendi.

Pihaknya mengimbau warga setempat menghindari aktivitas berenang atau memancing di area rawa yang dialiri air laut guna mencegah terjadinya konflik antarwarga dan buaya.

Apalagi di kala musim cuaca panas, buaya cenderung suka naik ke darat untuk berjemur.

"Khawatirnya buaya lapar lalu memangsa objek-objek di sekitarnya, termasuk manusia," ucap Nurwendi.

Dia menambahkan bahwa UPTD Damkar Bintan Timur selalu siaga untuk menangani kasus-kasus hewan berbisa yang muncul maupun berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

Sepanjang tahun 2024, sudah puluhan ekor hewan berbisa yang dievakuasi petugas, mulai dari tawon, ular, hingga buaya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.