Butuh Evaluasi Serius, IHSG Terkoreksi 6,59 Persen Sepanjang 2025
📅 Jumat, 25 Apr 2025, 08:50 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Sepanjang tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi signifikan dan bahkan, sempat beberapa kali terjadi penghentian perdagangan sementara (trading halt) akibat anjloknya indeks. Koreksi IHSG sepanjang tahun ini dipengaruhi sejumlah faktor diantaranya dampak kebijakan tarif Amerika Serikat (AS), fluktuasi rupiah, dan ketidakpastian politik dan kebijakan pemerintah.
Kondisi tersebut mencerminkan tekanan dari berbagai faktor eksternal dan domestik yang mempengaruhi kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal Indonesia.
Sejak awal tahun hingga Kamis (24/4), IHSG sudah terkoreksi 466,42 poin atau 6,59 persen.
Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/4) sore, ditutup melemah 20,90 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.613,48, di tengah mulai melunaknya Amerika Serikat (AS) terkait kebijakan tarif impor. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,91 poin atau 0,39 persen ke posisi 741,87.
“Investor menyambut baik berita Gedung Putih bermaksud melunakkan sikapnya berkaitan dengan kebijakan tarif perdagangan,” sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Tiongkok pada hari ini mengatakan bahwa tidak ada diskusi yang sedang berlangsung dengan pemerintah AS mengenai tarif, meskipun ada indikasi dari Gedung Putih pada pekan ini, bahwa akan ada beberapa pelonggaran dalam ketegangan dagang dengan Beijing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!