Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Banyuwangi Menyatakan SPMB Tahun Ini Harus Inklusif dan Berasas Keadilan

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 20:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Banyuwangi Menyatakan SPMB Tahun Ini Harus Inklusif dan Berasas Keadilan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam acara deklarasi SPMB tahun ajaran 2025/2026.

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun ajaran 2025/2026 di wilayah itu harus berdasar pada nilai-nilai pendidikan yang inklusif dan berasas keadilan.

"Semua anak Banyuwangi harus sekolah, kami minta warga lihat kanan kiri jika ada anak tidak sekolah serahkan kepada kami, juga bisa hubungi desa atau kelurahan. Kami semua bantu agar bisa sekolah lagi," kata Ipuk usai deklarasi SPMB tahun ajaran 2025/2026 di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (15/5).

Bupati Ipuk menyampaikan Pemkab Banyuwangi dan forkopimda serta pihak terkait menggelar deklarasi SPMB tahun ajaran 2025/2026 untuk menekankan proses pelaksanaan SPMB yang bersih dan semua anak Banyuwangi wajib sekolah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta Dinas Pendidikan setempat agar tidak mempersulit siswa untuk dapat mengikuti SPMB, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu.

"Mereka harus menjadi prioritas, harus diberi karpet merah agar mereka mau bersekolah dan mau melanjutkan pendidikannya," kata Ipuk.

Kepada para orang tua, lanjutnya, agar mengikuti pelaksanaan SPMB secara jujur sesuai dengan aturan yang berlaku dan meminta wali murid agar tidak menggunakan cara-cara yang melanggar aturan hanya demi anaknya diterima di sekolah tertentu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno menambahkan, SPMB 2025/2026 dibuka mulai jenjang PAUD hingga SMP.

Untuk jenjang PAUD, seleksi penerimaan ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing dengan memperhatikan kelompok umur dan ketersediaan ruang belajar.

Sedangkan jenjang SD, dilaksanakan melalui tiga jalur yakni afirmasi, mutasi dan domisili, dan kuota afirmasi diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin dan anak berkebutuhan khusus.

Sementara mutasi, kata Suratno, diperuntukkan bagi murid yang mengikuti perpindahan kerja orang tua, domisili menggunakan jarak tempat tinggal peserta didik dengan sekolah pilihan berbasis titik koordinat.

Pembukaan pendaftaran untuk jalur afirmasi dan mutasi berlangsung pada 18–28 Mei diumumkan 30 Mei, sementara jalur domisili pendaftaran dibuka mulai 19 Mei hingga 19 Juni 2025 dan diumumkan 20 Juni.

Penerimaan SPMB jenjang SMP memiliki empat jalur yakni afirmasi, mutasi, prestasi dan domisili. Jalur afirmasi dan mutasi pendaftaran dibuka pada 19–20 Mei diumumkan pada 21 Mei, jalur prestasi pada 26–27 Mei diumumkan 28 Mei, dan domisili pada 2–3 Juni diumumkan pada 4 Juni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.