Bundaran Satam Bakal Bebas Kabel Udara, Rahasia Kota Modern Belitung Terbongkar
📅 Kamis, 26 Mar 2026, 01:30 WIB | Oleh: AlfredTANJUNG PANDAN - Pemerintah Kabupaten Belitung mulai mengambil langkah tegas untuk membenahi wajah ibu kota Tanjung Pandan dari kepungan kabel utilitas yang semrawut.
Melalui visi menjadikan Tanjung Pandan sebagai kota modern, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat merencanakan proyek percontohan pemindahan jaringan kabel listrik dan optik ke bawah tanah (underground), dimulai dari kawasan ikonik Bundaran Satam. Langkah strategis ini merupakan bagian dari program Integrated City Planning (ICP) guna menyelaraskan kemajuan teknologi digital dengan estetika kota yang aman, sehat, resik, dan indah.
"Kami merapikan kabel utilitas udara karena kondisi sangat semrawut," kata Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat di Tanjungpandan, Rabu.
Menurutnya, upaya penataan jaringan kabel utilitas udara ini, baik kabel optik maupun kabel listrik sejalan dengan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Ia mengatakan, salah satu titik prioritas penataan jaringan kabel utilitas udara tersebut adalah di pusat Kota Tanjungpandan, Belitung.
"Kota menjadi lokasi dasar penataan karena pertumbuhan ekonomi itu memang titik beratnya di kota selama ini memang ada beberapa hal yang mengganggu program ASRI salah satunya adalah kabel-kabel optik dan listrik," ujarnya.
Djoni Alamsyah menyampaikan, pemerintah daerah berencana membuat sebuah proyek percontohan (pilot project) dalam jarak 500 meter di kawasan pusat kota atau Bundaran Satam bebas kabel udara.
Nantinya, lanjut dia, jaringan kabel listrik maupun kabel optik akan dipindahkan ke bawah tanah (underground).
"Nanti kami panggil seluruh pemangku kepentingan terkait kita duduk bersama bagaimana kalau seluruh kabel optik itu lewat bawah, ini akan dikaji dan harapan kami dalam waktu dekat ini bisa terimplementasi," katanya.
Disampaikan, upaya ini juga sesuai dengan rencana pengembangan kota Tanjungpandan melalui "Program Integrated City Planning" (ICP) guna menjadikan Kota Tanjungpandan menjadi kota modern.
"Malu kita di sana sudah 5G namun kabel masih semrawut," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!