Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Serap Gabah Petani Lokal, Kebutuhan Beras Paser dan PPU Dipastikan Terpenuhi

📅 Senin, 30 Mar 2026, 13:37 WIB | Oleh:
Bulog Serap Gabah Petani Lokal, Kebutuhan Beras Paser dan PPU Dipastikan Terpenuhi Doc: Antara Foto
Ket. Petani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai melakukan panen padi pada musim pertama tahun ini, puncak musim panan pertama di wilayah kabupaten itu diperkirakan pada awal April 2026

Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur menyebutkan, serapan gabah petani lokal mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras dua kabupaten di wilayah kerja Bulog.

"Tidak ada lagi persediaan beras di gudang Bulog Kancab dari luar daerah," ujar Kepala Bulog Kancab Kabupaten Peser-Kabupaten Penajam Paser Utara Muhammad Mukhlis ketika ditanya persediaan beras di Penajam, Senin.

"Gabah produksi petani lokal sudah melebihi kebutuhan masyarakat dan mampu menjadi persediaan beras di dua kabupaten," tambahnya.

Persediaan beras yang ada di gudang Bulog Kancab dengan wilayah kerja Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, semua hasil petani lokal dua kabupaten itu, dan tercatat persediaan beras hingga Maret 2026 sekitar 2.000 ton.

Persediaan beras mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara, yang terhitung tingkat konsumsi beras di kedua kabupaten itu sekitar 300 ton per bulan.

Serapan gabah Bulog Kancab Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara berasal dari petani lokal di wilayah kedua kabupaten tersebut, jelas dia, bukan beras impor atau dari luar daerah.

Sejak 2025, Bulog Kancab Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara tidak lagi mengambil gabah atau beras dari luar daerah, hanya menyerap gabah dari petani dalam daerah untuk memenuhi permintaan kebutuhan di dua kabupaten itu.

Sepanjang 2025, Bulog Kancab Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara ditargetkan menyerap lebih kurang 12.000 ton gabah kering panen (GKP) petani dengan harga dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Tercatat hingga akhir 2025, penyerapan gabah dari petani Kabupaten Paser kisaran 1.000 ton GKP,, serta dari petani Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 11.000 ton GKP, dan target penyerapan gabah dari petani pada 2026 lebih kurang 15.286 ton GKP.

Produksi beras dua kabupaten di wilayah Provinsi Kalimantan Timur tersebut seringkali menghasilkan kelebihan signifikan atau surplus, kata dia, data terakhir tercatat estimasi surplus beras di Kabupaten Paser kisaran 12.584 ton per tahun, sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 21.570 ton per tahun.

Hasil panen petani Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di dua kabupaten tersebut, demikian Muhammad Mukhlis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.