Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulgaria Luncurkan Subsidi Instalasi Tenaga Surya Rumah Tangga

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 14:22 WIB | Oleh:
Bulgaria Luncurkan Subsidi Instalasi Tenaga Surya Rumah Tangga Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Rumah tangga Bulgaria dapat mengajukan permohonan hibah sistem fotovoltaik dan kolektor surya untuk konsumsi sendiri hingga 10 November. Program pemerintah ini bernilai 123 juta Euro, di mana 40,8 juta Euro untuk putaran pertama.

Sebagai bagian dari Rencana Pemulihan dan Ketahanan Nasional dan upaya dekarbonisasi, Kementerian Energi Bulgaria menerima aplikasi dari rumah tangga untuk mendapatkan hibah sebesar 100 persen untuk kolektor panas matahari dan hingga 70 persen untuk instalasi fotovoltaik dengan atau tanpa penyimpanan baterai.

Penerima bantuan hanya dapat menggunakan energi yang dihasilkan sendiri. Hal ini berbeda dengan konsumen di negara-negara tetangga, di mana mereka menjual kelebihan listrik mereka kepada pemasok atau setidaknya dapat mengirimkannya ke jaringan listrik dengan hak untuk menggunakan jumlah daya yang sama pada saat mereka memproduksi lebih sedikit daripada yang mereka konsumsi.

Keseluruhan skema, yang disebut Dukungan untuk Energi Terbarukan untuk Rumah Tangga, bernilai 123 juta Euro. Secara rinci, 71,5 juta Euro berasal dari Fasilitas Pemulihan dan Ketahanan Uni Eropa, sementara sisanya sebesar 51,1 juta Euro akan ditanggung oleh anggaran dan rumah tangga sendiri.

Untuk putaran saat ini, dengan tenggat waktu 10 November, pemerintah mengalokasikan 40,8 juta Euro. Terdapat 6,5 juta Euro untuk segmen kolektor surya, di mana rumah tangga yang terpilih dapat menerima hingga 1.001 Euro masing-masing. Hibah maksimum untuk sistem fotovoltaik adalah 7.660 Euro per rumah tangga.

Penerima bantuan dapat memasang panel tenaga surya dengan kapasitas puncak maksimum 10 kW, sesuai dengan peraturan. Ini adalah jumlah maksimum yang dapat dihasilkan oleh sistem dalam arus searah atau DC. Sebagai catatan, tingkat setelah konversi menjadi arus bolak-balik (AC) biasanya 10 persen hingga 20 persen lebih rendah.

Anggaran untuk segmen PV adalah 34,3 juta Euro, di mana 20 juta Euro dari Rencana Pemulihan dan Ketahanan Nasional, 4 juta Euro dari pemerintah dan 10,3 juta Euro yang harus disediakan oleh rumah tangga terpilih. Hibah maksimum per rumah tangga sebesar 7.660 Euro.

Program ini hanya untuk rumah tangga yang saat ini menggunakan alat pemanas yang tidak efisien dengan bahan bakar padat

Jika pemohon memiliki kurang dari 51 persen dari properti, persetujuan tertulis dari pemilik bersama harus diserahkan. Program ini diperuntukkan bagi penduduk Bulgaria yang tinggal di gedung tempat mereka memasang kolektor atau sistem fotovoltaik.

Mereka juga harus membuktikan bahwa mereka saat ini menggunakan alat pemanas yang tidak efisien dengan bahan bakar padat seperti kayu dan batu bara.

Pemohon hanya dapat menyewa pemasang yang memenuhi syarat dari daftar resmi. Mereka dapat mengajukan permohonan hanya secara online. Penerima manfaat akan mendapatkan penggantian biaya yang dikeluarkan setelah tanggal 7 Juni tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.