Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bukan Asal Bentuk, 80 Ribu Kopdes Akan Diaudit Tuntas!

📅 Senin, 16 Jun 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Asal Bentuk, 80 Ribu Kopdes Akan Diaudit Tuntas! Doc: ANTARA/ Ady Ardiansah
Ket. Ilustrasi - Musyawarah pembentukan kopdes merah putih di Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu.

JAKARTA - Pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih, menyusul tercapainya target 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.

Setiap koperasi akan didampingi secara sistematis oleh para pendamping dan pelatih yang disiapkan dalam kerangka kerja satuan tugas (satgas) pembentukan Kopdes Merah Putih, guna memastikan keberlanjutan program koperasi.

"Pengawasan terhadap pelaksanaan operasional koperasi ini, juga nantinya akan dilakukan secara bersama-sama dengan anggota, sehingga aspek transparansi koperasi bisa dilakukan," kata Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (16/6).

Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk 80 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tercapai. Per Senin, 16 Juni 2025 pukul 17.30 WIB sebanyak 80.002 unit Kopdes Merah Putih telah terbentuk.

“Saya kira ini menjadi bukti bahwa ketakutan, kecurigaan, dan keragu-raguan terhadap program ini terpatahkan,” kata Budi Arie.

Untuk memastikan Kopdes Merah Putih beroperasi sesuai harapan, Budi Arie menyebut bahwa pemerintah telah dan akan menyiapkan kebijakan yang kuat, mitigasi risiko yang terukur, dan penerapan digitalisasi koperasi.

Langkah-langkah ini penting agar program ini tidak hanya berhasil dalam mencapai target kuantitas, tetapi juga berkualitas dalam pelaksanaannya, sehingga sejalan dengan tujuan program yang diinginkan.

“Desain kebijakan yang kuat dan mitigasi risiko harus disiapkan. Digitalisasi juga penting agar Kopdes/Kel Merah Putih mampu beradaptasi dengan zaman,” kata Budi Arie.

Setelah pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih selesai, langkah berikutnya adalah mempercepat legalisasi badan hukum koperasi di Kementerian Hukum, yang ditargetkan rampung pada akhir Juni 2025. Selanjutnya, peresmian seluruh koperasi akan dilakukan secara serempak pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Menurut Budi Arie, terbentuknya koperasi di setiap desa dan kelurahan akan membuat ekosistem ekonomi desa menjadi lebih tangguh, mandiri, dan inklusif. Pemerintah bertekad menciptakan koperasi yang produktif dan benar-benar bermanfaat bagi warga, bukan hanya sekadar formalitas.

Dalam jangka panjang, program ini juga akan berfokus pada perluasan akses pasar produk desa, penguatan distribusi logistik, dan pembukaan lapangan kerja baru berbasis komunitas

"Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berbasis pada potensi dan kearifan lokal, dengan pengelolaan koperasi yang lebih profesional dan modern," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.